JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Bakal Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, berkolaborasi dengan berbagai relawan dari beragam lapisan masyarakat untuk mendukung pemenangan pasangan calon Pramono Anung-Rano Karno dalam pemilihan kepala daerah yang akan datang. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan perolehan suara dalam Pilkada DKI Jakarta. Rano menyatakan rasa syukurnya melihat antusiasme masyarakat, terutama dari komunitas sopir *oplet* yang mulai menunjukkan dukungan. "Artinya teman-teman sopir oplet sudah mau bergerak, inilah antusias masyarakat. Saya bersyukur dan terima kasih," ungkap Rano saat acara di Warung Garasi Si Doel di Cilandak, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Rano juga mendengarkan aspirasi dari perwakilan 25 simpul pendukung, yang menyampaikan visi dan misi mereka untuk mendukung pasangan Pramono-Rano Karno. Dia menekankan pentingnya kolaborasi dengan seluruh lapisan masyarakat untuk mencapai kemenangan yang diharapkan. Lebih lanjut, Rano menjelaskan kepada seluruh relawan pramonokan tentang arahan yang diterimanya dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, untuk berpartisipasi dalam Pilkada DKI. "Jika memang ingin berperang di Pilgub DKI 2024, maka harus melakukannya secara bersama-sama," katanya. Dirinya juga mengajak semua pendukung dari organisasi masyarakat, komunitas, sampai forum-forum untuk bersatu. "Agar kita dapat memenangkan Pilgub Jakarta," tegas Rano. Pasangan Pramono Anung-Rano Karno merupakan salah satu dari tiga pasangan calon yang telah mendaftar untuk Pilkada DKI 2024. Selain mereka, ada pasangan RK-Suswono dan calon independen Dharma Pongrekun-Kun Wardana. Ketiga pasangan tersebut telah resmi terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta. Dukungan untuk pasangan Pramono-Rano datang dari PDI Perjuangan dan Partai Hanura. Sementara itu, pasangan RK-Suswono didukung oleh aliansi besar yang mencakup beberapa partai politik, seperti Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, PSI, PKB, NasDem, PPP, dan Perindro. Mereka juga mendapat sokongan dari partai non-parlemen, seperti Partai Gelora, Partai Garuda, Partai Bulan Bintang, PRIMA, serta Partai Kebangkitan Nusantara. Pilkada untuk memilih gubernur, bupati, dan wali kota akan dilaksanakan serentak di seluruh daerah pada 27 November 2024. ANTARA