BOGOR –
**Borneonews - Bekasi**, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) sedang melaksanakan rekonstruksi pada satu jembatan serta dua titik jalan dari Ruas Tol Jakarta-Cikampek. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan bagi para pengguna jalan dan memastikan pemenuhan terhadap standar pelayanan minimal yang telah ditetapkan. Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Transjawa Tol, Amri Sanusi, mengungkapkan bahwa pekerjaan rekonstruksi dimulai hari ini, dengan estimasi waktu penyelesaian sekitar satu minggu ke depan. Perbaikan pertama akan difokuskan pada jembatan yang terletak di Kilometer (Km) 62+720 lajur 3 arah Cikampek. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung mulai Sabtu, 7 September 2024, pukul 14.00 WIB, hingga Jumat, 13 September 2024, pukul 14.00 WIB. Selanjutnya, konstruksi juga dilakukan pada dua lokasi jalan yakni dari Km 19+809 hingga Km 20+074 lajur 1 menuju Cikampek, yang dijadwalkan mulai Minggu, 8 September 2024, pukul 09.00 WIB, hingga Jumat, 13 September 2024, pukul 18.00 WIB. Selain itu, perbaikan di titik kedua akan mencakup area Km 27+753 hingga Km 27+622 dalam lajur 1 dan lajur 2 arah Jakarta, yang akan berlangsung mulai Senin hingga Sabtu pekan depan, dengan waktu penyelesaian pukul 11.00 WIB. Untuk mengurangi dampak terhadap arus lalu lintas, pihak Jasamarga telah menyiapkan serangkaian prosedur mitigasi. Hal ini termasuk pengalihan arus lalu lintas sebelum area kerja, mempersempit ruang kerja, serta kesiapan untuk menerapkan sistem lawan arah jika kondisi lalu lintas menjadi padat. Pihak perusahaan juga berkolaborasi dengan Kepolisian Patroli Jalan Raya dan PT Jasamarga Tollroad Operator untuk pengaturan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung. Sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran pengguna jalan, Jasamarga telah melakukan sosialisasi mengenai rencana rekonstruksi ini. Mereka telah memasang spanduk imbauan di area kerja serta *Dynamic Message Sign* di kedua arah jalan tol Jakarta-Cikampek, agar informasi dapat tersampaikan dengan baik kepada semua pengendara. PT Jasamarga Transjawa Tol juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan akibat proyek ini. Perusahaan mengimbau kepada para pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanan mereka dengan baik, termasuk memastikan kendaraan dalam kondisi optimal, saldo uang elektronik mencukupi, serta mengisi bahan bakar sebelum berangkat. Amri Sanusi menekankan pentingnya keselamatan berkendara. Ia mengingatkan agar pengguna jalan selalu berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas, terutama di sekitar lokasi pekerjaan. Untuk akses informasi terkait lalu lintas di jalan tol, pengguna dapat menghubungi One Call Center 24 jam di nomor 14080 atau menggunakan aplikasi Travoy 4.3 yang tersedia untuk iOS dan Android. ANTARA