JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Juru Bicara Tim Pemenangan Pramono Anung dan Rano Karno, Chico Hakim, mengungkapkan strategi yang akan digunakan untuk menarik dukungan dari suara pendukung Anies Baswedan, yang sering disebut sebagai "Anak Abah". Chico menjelaskan bahwa pendekatan yang dapat dilakukan oleh timnya untuk mendekati kelompok "Anak Abah" ini tidak hanya berfokus pada generasi muda, seperti Gen Z dan milenial, tetapi juga mencakup kelompok-kelompok dari kelas menengah hingga strata ekonomi rendah yang memiliki kedekatan dengan Anies. Meskipun ada potensi dukungan yang signifikan dari kalangan ini, Chico menegaskan bahwa mereka tidak akan mengambil jalan pintas dengan hanya mencantumkan nama mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Menurutnya, masyarakat saat ini telah memiliki tingkat pendidikan yang baik dan tidak mudah terpengaruh hanya karena asosiasi dengan tokoh tertentu. "Masyarakat tidak bisa kita manipulasi hanya dengan mendekatkan diri kepada tokoh tertentu. Sebaiknya fokus pada program yang diusung Anies," ungkapnya. Sebagai langkah awal, tim pemenangan Pramono Anung dan Rano Karno berencana untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat guna memahami masalah yang dihadapi mereka. Dengan cara ini, diharapkan dapat ditemukan solusi yang efektif jika pasangan ini terpilih dalam pemilihan mendatang. "Komunikasi merupakan kunci. Apakah kita dapat menyatukan suara atau tidak, sebaiknya terjadi secara alami," ujarnya. Chico menekankan pentingnya mengetahui berbagai persoalan yang ada agar mereka bisa mengusulkan solusi yang tepat. Ia percaya bahwa masyarakat Jakarta adalah individu yang cerdas dan kritis, sehingga tim pemenangan harus peka terhadap isu-isu yang nyata dan relevan di lapangan. Pramono Anung-Rano Karno merupakan salah satu dari tiga pasangan calon yang akan berkompetisi dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2024. Selain mereka, terdapat juga pasangan RK-Suswono dan paslon independen Dharma Pongrekun-Kun Wardana. Seluruh pasangan calon ini telah resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta. Pasangan Pramono dan Rano mendapatkan dukungan dari dua partai politik, yaitu PDI Perjuangan dan Partai Hanura. Sementara, pasangan RK-Suswono maju dengan dukungan dari koalisi besar yang mencakup sejumlah partai, termasuk Gerindra, Golkar, PAN, dan beberapa partai lain, baik yang memiliki kursi di parlemen maupun partai non-parlemen. ANTARA