AMBON –
**Borneonews - Ambon**, Bank Indonesia perwakilan Maluku telah melaksanakan kegiatan bertajuk *Maluku Manggurebe* sebagai bagian dari inisiatif untuk mempercepat proses digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta mengembangkan keuangan digital. Selain itu, acara ini juga mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia, di samping mempromosikan pariwisata lokal. Kegiatan *Maluku Manggurebe* 2024 berlangsung selama tiga hari dari tanggal 5 hingga 7 September 2024. Berbagai rangkaian acara disiapkan untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan pengenalan terhadap produk lokal yang inovatif, di mana pameran UMKM dipusatkan di Lapangan Merdeka Ambon. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destri Damayanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki arti penting dalam mendorong kemajuan Maluku ke arah yang lebih baik. Pada gelaran *Maluku Manggurebe* yang keempat ini, tema yang diangkat adalah "Sinergi Memperkuat Ekonomi dan Keuangan Digital Serta Inklusif Untuk Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan." Berbagai kegiatan yang diprogramkan antara lain lomba menyanyi, flash mob, pertunjukan fesyen, hingga talkshow dengan konten kreator terkenal. Selain itu, terdapat sesi temu responden yang membahas pentingnya *digitalisasi* dalam mendukung transformasi bisnis. Destri Damayanti menekankan bahwa inisiatif ini merupakan langkah Bank Indonesia dalam mendampingi pelaku UMKM menuju era digital. Kegiatan juga dimeriahkan dengan lomba memasak yang menampilkan Lord Adi, seorang mantan peserta *Master Chef Indonesia*, dengan sajian olahan ikan lokal. Selain itu, ada bedah buku serta pameran hasil produksi dari 35 UMKM yang berpartisipasi. Pj Gubernur Maluku, Sadali Ie, menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk mempromosikan kearifan lokal, pariwisata, dan UMKM unggulan dari Maluku. Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan kapasitas dan kapabilitas para pelaku usaha lokal, serta mendukung gerakan nasional seperti Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia. Sadali Ie menyoroti potensi kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Maluku sebagai modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Ditekankan pula perlunya memberi perhatian lebih pada peran UMKM dan memperkuat penggunaan produk lokal agar ekonomi daerah dapat berkembang dengan baik. Ia menyatakan bahwa inovasi menjadi kunci untuk mencapai kemajuan yang diinginkan, selaras dengan makna *manggurebe*, yang menggambarkan semangat untuk bergerak maju demi mencapai tujuan bersama. Pemerintah Maluku, bekerja sama dengan Bank Indonesia perwakilan Provinsi Maluku serta berbagai pemangku kepentingan, berkomitmen untuk terus mendorong penguatan ekonomi lokal. ANTARA