BORNEONEWS, Sukamara – Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah (KAPD) Sukamara berencana akan membagikan buku Sejarah Kabupaten Sukamara kepada seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Sukamara dan pihak lainnya.
Bupati Sukamara Ahmad Dirman meluncurkan buku itu usai pelaksanaan upacara HUT ke-14 Kabupaten Sukamara, Rabu (20/7/2016).
Kepala KPAD Sukamara Ahmad Lamsidi mengatakan, jumlah buku yang dicetak tahun ini hanya berjumlah 500 buku saja. Saat ini sebagian sudah dibagikan kepada panitia Hari Jadi Kabupaten Sukamara, anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) dan SKPD di lingkungan pemerintah Kabupaten Sukamara.
“Pembagian buku sejarah kepada anggota Paskibra adalah agar nantinya dapat diperkenalkan kepada anggota keluarga dan teman mereka di tempat asalnya masing-masing, dan kemungkinan ada masukan apabila ada isi buku yang masih perlu dikoreksi,” kata Lamsidi.
Lanjutnya, bagi masyarakat Kabupaten Sukamara yang ingin membaca buku sejarah Kabupaten Sukamara dapat membuka wibside KPAD Sukamara karena akan dipublikasikan secara online karena sudah memiliki lisensi dari International Standard Book Number (ISBN).
“Meski tidak memiliki bukunya, masyarakat masih bisa membacanya secara online, karena akan kita sebarluaskan di internet” ucapnya.
Sementara ketika ditanyakan upaya menambah jumlah cetak buku sejarah Kabupaten Sukamara untuk diperjualbelikan bagi masyarakat umum, Kepala KAPD Sukamara menjelaskan bahwa saat ini rencana penambahan jumlah buku masih belum ada. Namun apabila ada pihak ketiga yang berkeinginan mencetak buku untuk diperjualbelikan, maka harus melalui rekomendasi dari pihak terkait.
“Bagi pihak ketiga seperti toko buku yang berminat ingin memperjualbelikan buku ini bisa kita beri surat rekomendasi. Namun jika menjual buku ini kita berharap tidak memberatkan masyarakat, apalagi jika mencetaknya dalam jumlah banyak jadi harga cetakpun bisa lebih murah” tutur Ahmad Lamsidi. (NORHASANAH/m)








