PALEMBANG –
**Borneonews - OKU Timur**, Petani di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, kini memanfaatkan lahan seluas 5.000 hektare dalam kerangka Program Optimalisasi Lahan yang diluncurkan oleh Kementerian Pertanian pada tahun 2024. Bupati OKU Timur, Lanosin Hamzah, menjelaskan bahwa pada tahun ini, kabupaten mereka menerima bantuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia sebanyak 10.000 hektare untuk program optimalisasi lahan pertanian. Dari total lahan yang dialokasikan, hingga saat ini, 5.000 hektare sudah dimanfaatkan oleh para petani di Kecamatan Cempaka. Dalam kegiatan peninjauan pemanfaatan lahan tersebut, Bupati juga menyerahkan surat keputusan kepada 3.128 kelompok tani yang ada di wilayah OKU Timur. Penyerahan surat keputusan ini diharapkan dapat mempermudah proses pendataan dalam pengajuan pupuk bersubsidi bagi petani setempat. Lanosin Hamzah berharap masyarakat yang terlibat dalam sektor pertanian dapat mengelola dan mengoptimalkan lahan yang ada dengan sebaik mungkin. Hal ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan produktivitas hasil panen padi di Kabupaten OKU Timur. Kepala Dinas Pertanian OKU Timur, Junadi, menambahkan bahwa program optimalisasi lahan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian di daerah tersebut. Menurutnya, inisiatif dari pemerintah pusat ini merupakan langkah strategis untuk mengatasi masalah kekurangan lahan pertanian serta untuk menjamin ketahanan pangan nasional. Junadi juga menyampaikan rasa syukur karena Kabupaten OKU Timur mendapatkan bantuan seluas 10.000 hektare dan saat ini 5.000 hektare di antaranya telah dikelola oleh petani. Ia optimistis dengan adanya program ini, petani di daerah tersebut dapat melakukan panen hingga tiga kali dalam setahun, dengan hasil produksi yang diperkirakan mencapai 75 ton gabah kering giling (*GKG*) per hektare. ANTARA