PALEMBANG –
**Borneonews - OKU Timur**, Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, Lanosin Hamzah, baru-baru ini menerima penghargaan dalam Program Kampung Koperasi yang diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Penghargaan tersebut diberikan saat sebuah acara yang berlangsung di Dinning Hall Jakabaring Sport City Palembang, yang juga dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masduki, pada hari Kamis, 5 September 2024. Penghargaan yang dikenal dengan nama *Satya Lencana Wira Karya* ini merupakan suatu bentuk apresiasi tertinggi terhadap daerah yang berhasil dalam membina dan mengembangkan Koperasi serta Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di wilayahnya. Dalam kesempatan tersebut, Lanosin Hamzah menekankan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari dukungan berbagai elemen masyarakat. Ia menyampaikan pentingnya kolaborasi yang harmonis antara pemerintah daerah, komunitas, media, serta semua unsur lainnya dalam upaya pemberdayaan Koperasi dan UKM di Kabupaten OKU Timur. Pemkab OKU Timur telah memulai inisiatif Program Kampung Koperasi pada tahun 2021, yang diluncurkan di Desa Wana Bhakti, Kecamatan Madang Suku III. Hingga saat ini, program ini telah melahirkan tujuh koperasi aktif yang beroperasi dengan skala cukup besar, sehingga mampu memberikan dukungan finansial bagi pengembangan UMKM serta menjadi lembaga perbankan bagi masyarakat setempat. "Berdasarkan data terkini, Desa Wana Bhakti memiliki tujuh koperasi dengan aset yang signifikan. Salah satu dari koperasi tersebut bahkan tercatat memiliki aset di atas Rp25 miliar," ungkap Bupati. Ia menambahkan bahwa penetapan Desa Wana Bhakti sebagai Kampung Koperasi telah memberikan efek positif yang nyata, baik dalam pembangunan infrastruktur maupun dalam peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Lebih lanjut, Lanosin Hamzah menyatakan bahwa dampak positif dari program ini tidak hanya dirasakan di Desa Wana Bhakti saja. "Kini, banyak desa-desa lain di OKU Timur yang mulai mencontoh model yang telah diterapkan di Desa Wana Bhakti ini," tuturnya. Hal ini menunjukkan bahwa inovasi dan keberhasilan sebuah desa dapat menjadi acuan bagi pengembangan potensi daerah lainnya. ANTARA