BANDUNG –
**Borneonews - Kuningan**, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, telah mengadakan pelatihan budidaya tanaman tembakau untuk generasi muda. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong regenerasi petani tembakau di wilayah tersebut. Kepala DKPP Kabupaten Kuningan, Wahyu Hidayah, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menjaga kesinambungan industri tembakau di daerah tersebut. Saat ini, terdapat sekitar 295 kepala keluarga yang bergantung pada pertanian tembakau, di mana sebagian besar petani berusia lanjut. Dengan kondisi ini, pelatihan diharapkan dapat menarik minat generasi muda untuk terlibat dalam pertanian tembakau. Wahyu menambahkan bahwa pelatihan ini diadakan bersamaan dengan berbagai program yang diselenggarakan oleh DKPP. Setiap petani akan mendapatkan pendampingan secara rutin setiap bulan. Melalui pelatihan yang intensif ini, pihaknya ingin memastikan bahwa setiap petani memiliki pengetahuan yang memadai guna meningkatkan produktivitas tembakau, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. Lebih jauh, program ini juga diperkenalkan sebagai sarana untuk mengenalkan teknik pertanian modern yang dapat diaplikasikan oleh para petani dalam proses budidaya tanaman tembakau. Wahyu menekankan bahwa ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan jumlah petani muda dan memperkuat kontribusi sektor tembakau terhadap perekonomian daerah. Namun, Wahyu juga mengingatkan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada dukungan dari berbagai pihak serta partisipasi aktif para petani di Kabupaten Kuningan. Ia mengajak petani, terutama yang berusia muda, untuk lebih aktif dalam pertanian tembakau dan membawa inovasi yang dapat meningkatkan efisiensi produksi. Di sisi lain, hingga Agustus 2024, luas panen tanaman tembakau di Kabupaten Kuningan diperkirakan mencapai 150 hektare, dengan total produksi daun basah mencapai 1.650 ton. DKPP Kabupaten Kuningan bertekad untuk membantu petani tembakau dalam memperluas jangkauan pemasaran untuk komoditas ini. Wahyu optimis bahwa tembakau dari Kabupaten Kuningan dapat dikenal tidak hanya di pasar domestik, tetapi juga pada tingkat nasional dan internasional, sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. ANTARA