BORNEONEWS, Muara Teweh – Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Barito Utara Suriawan Prihandi mengaku sedang menyelidiki keberadaan bak sampah yang sudah dibangun pihaknya di sejumlah pinggiran jalan protokol, jalan lingkungan RT, dan sekolah-sekolah yang kini sudah banyak menghilang.

Ia menduga ada pihak-pihak tertentu atau oknum yang sengaja menghilangkan atau mencuri sejumlah bak sampah itu untuk kepentingan pribadi. Sebab hampir setiap sudut jalan yang sudah di bangun bak sampah tidak ada, sementara yang ada hanya tiang besinya saja. Lalu kemana bak sampah tersebut? Bila ada indikasi pencurian, maka pihaknya akan melaporkan masalah tersebut kepada pihak kepolisian.

“Karena ini adalah fasilitas umum yang dibuat oleh pemerintah daerah untuk menunjang kebersihan kota, guna meraih Piala Adipura. Berdasarakan hasil peninjauan, banyak bak-bak sampah yang disediakan pemerintah di lingkungan RT tidak terawat dengan baik, bahkan menghilang. Kita mengimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat menjaga dan memelihara bak-bak sampah yang sudah ada. Itu dilakukan untuk kepentingan masyarakat banyak, sehingga lingkungannya tetap bersih dari persampahan,” katanya.

Ia mengingatkan masyarakat yang membuang sampah rumah tangga, seperti bekas makan dan sayur-sayuran agar dapat membungkus terlebih dahulu dengan menggunakan plastik dari rumahnya sebelum dibuang ke tempat-tempat sampah. Hal itu dilakukan, agar sampah-sampah yang dibuang tidak berhamburan, sehingga para petugas kebersihan lebih mudah ketika memungut atau mengambilnya.

“Kita juga mengharapkan agar masyarakat dapat bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, jangan membuang sampah di sembarang tempat misalnya ke sungai atau anak-anak sungai serta pinggir jalan, sebab pemerintah sudah menyediakan bak-bak sampah untuk masyarakat,” katanya.(RAMADANI/m)