**Borneonews - Jakarta Utara**, Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, menekankan pentingnya disiplin dan kehati-hatian bagi masyarakat dalam berkendara. Peringatan ini disampaikan sebagai respons terhadap kecelakaan beruntun yang terjadi di kawasan Plumpang, Semper, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, pada Rabu, 4 September.
Dalam keterangannya yang disampaikan pada hari Jumat, Heru menyatakan bahwa pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh agar insiden serupa tidak terulang di masa depan. "Pengguna lalu lintas harus berdisiplin. Oleh karena itu, kami akan melakukan evaluasi bersama dengan Dinas Perhubungan dan Direktorat Lalu Lintas untuk mencari solusi agar kejadian serupa tidak terjadi lagi," ungkap Heru.
Kecelakaan beruntun yang dimaksud berlangsung di Jalan Plumpang Semper, tepatnya di Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja. Insiden tersebut diduga bermula ketika seorang sopir mengalami masalah kesehatan, yang mengakibatkan kendaraan yang dikemudikannya menabrak beberapa kendaraan lain.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Doni Bagus Wibisono, menjelaskan bahwa kecelakaan ini melibatkan beberapa jenis kendaraan, termasuk truk dan mobil minibus.
Berdasarkan keterangan dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 16.17 WIB. Dalam insiden tragis ini, tercatat lima orang kehilangan nyawa dan lima lainnya mengalami luka-luka. Pemerintah diharapkan dapat mengambil langkah-langkah nyata untuk meningkatkan keselamatan berkendara di wilayah tersebut.
ANTARA
Disiplin Berkendara Ditekankan Setelah Kecelakaan Beruntun di Jakarta Utara
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







