**Borneonews - Purbalingga**, Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, telah mengajak seluruh jajaran pemerintah desa untuk menjaga hubungan sinergis yang harmonis dengan pemerintah di tingkat kabupaten, provinsi, dan pusat. Kolaborasi yang solid antara setiap tingkatan pemerintahan dirasa amat penting demi tercapainya pembangunan desa yang berkualitas dan efektif.
Ajakan tersebut disampaikan Bupati dalam acara *Gebrak Gotong Royong* yang dilaksanakan di Desa Panunggalan, Kecamatan Pengadegan. Ia menekankan bahwa desa merupakan elemen integral dari kabupaten. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak untuk menyadari bahwa membangun desa tidak bisa dilakukan secara mandiri tanpa dukungan dari pemerintah yang lebih tinggi.
"Pembangunan di tingkat desa tidak seharusnya hanya bergantung pada alokasi Dana Desa. Untuk itu, pemerintah desa harus aktif menciptakan sinergi dengan pemerintah kabupaten, provinsi, dan tentunya pemerintah pusat," ujar Bupati.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa terdapat banyak aspek yang perlu diselaraskan antara pemerintah desa dan pemerintah kabupaten. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa kemajuan Kabupaten Purbalingga sangat bergantung pada perkembangan masing-masing pemerintah desa.
Bupati juga mengingatkan bahwa banyak kebijakan yang diambil oleh pemerintah desa memerlukan persetujuan dari bupati sebagai kepala daerah. Contohnya, terkait dengan peningkatan penghasilan tetap bagi kepala desa dan aparat desa, serta honor bagi ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), termasuk para ketua RT. Meskipun pendanaan berasal dari desa, tetap diperlukan dukungan dan kebijakan dari pemerintah daerah.
Acara Gebrak Gotong Royong di Panunggalan dimulai dengan peresmian jalan desa yang merupakan satu-satunya akses penghubung menuju ruas jalan kabupaten. Setelah peresmian, dilanjutkan dengan kegiatan gotong royong yang melibatkan warga setempat bersama Bupati Purbalingga untuk membuat bronjong sebagai penahan longsor di Sungai Ranu.
Berkaitan dengan jalan desa yang diresmikan, Kepala Desa Panunggalan, Sugeng Aji Santoso, menjelaskan bahwa sebelumnya, jalan tersebut hanya berupa jalan setapak. Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Desa Panunggalan telah melakukan peningkatan jalan sebanyak tiga kali, hingga akhirnya selesai diaspal pada tahun 2024.
"Sebelum adanya jalan ini, warga yang ingin menuju balai desa harus memutar melalui batas wilayah Kabupaten Banjarnegara," ungkap Sugeng, menyoroti pentingnya keberadaan jalan baru tersebut bagi masyarakat setempat.
ANTARA
Bupati Purbalingga Ajak Sinergi Pemerintah Desa untuk Pembangunan Optimal
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Komentar (0)
Memuat komentar…







