KAPUAS HULU –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka) Kabupaten Kapuas kembali meluncurkan inovasi terbaru dengan menghadirkan Layanan Pengelolaan Arsip Keluarga (LAPAK). 

Layanan ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam menyimpan dan mengelola dokumen penting keluarga melalui proses digitalisasi.

Kepala Disarpustaka Kapuas, Suwarno Muriyat, menjelaskan bahwa LAPAK merupakan upaya untuk memberikan solusi praktis bagi masyarakat yang ingin memastikan keamanan dokumen-dokumen penting mereka. 

"LAPAK adalah layanan digitalisasi atau alih media dokumen arsip keluarga. Masyarakat bisa membawa berbagai dokumen penting pribadi atau keluarga, dan petugas kami siap melakukan scanning untuk disimpan dalam format digital," jelas Suwarno, Jumat, 6 September 2024.

Dalam prosesnya, petugas Disarpustaka akan memindai dokumen yang dibawa oleh masyarakat dan menyimpannya dalam file digital yang tersimpan di server Disarpustaka. 

--page

Setelah itu, dokumen asli dikembalikan kepada pemiliknya bersama dengan flash disk yang berisi salinan digital. 

"Jika sewaktu-waktu diperlukan, namun dokumen fisik sulit ditemukan, Disarpustaka siap memberikan file digital kepada pihak yang berhak," ucapnya.

Inovasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam menjaga dan mengakses dokumen penting dengan lebih mudah.

Selain itu, LAPAK juga membantu mencegah kerusakan atau hilangnya dokumen akibat faktor alam atau human error.

Layanan LAPAK menjadi salah satu langkah maju yang diambil oleh Disarpustaka Kapuas untuk meningkatkan kearsipan di wilayahnya.

Dengan adanya layanan ini, masyarakat Kapuas diharapkan semakin sadar akan pentingnya pengelolaan arsip secara profesional dan terstruktur. (DODI/Y)