BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat mengajak sekurangnya 280 peserta dari berbagai lapisan pemerintah dan masyarakat mengikuti sosialisasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan ini akan berlangsung di aula Antakusuma dan di halaman posko pemadam kebakaran Pangkalan Bun, Rabu (27/7/2016).
"Dalam rangka pengurangan risiko bencana di Kabupaten Kobar, perlu adanya kerjasama dengan berbagai pihak termasuk instansi pemerintah, perusahaan, dan organisasi kemasyarakatan," kata Kepala BPBD Kotawaringin Barat Hermon F Lion melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kotawaringin Barat Reneli, di ruang kerjanya, Rabu (20/7/2016)
Ia menjelaskan, sosialisasi yang didalamnya termasuk penyampaian materi dan simulasi lapangan akan diikuti enam kecamatan serta perusahaan se-Kabupaten Kobar.
"Dari setiap instansi pemerintah dan swasta diwajibkan mengirimkan satu orang perwakilan, sementara dari pihak sekolah harus mengikutsertakan tiga sampai empat siswa," jelasnya.
Ia berharap, peran serta dalam kegiatan sosialisasi penanggulangan karhutla mendatang dihadiri seluruh pihak yang diikutsertakan agar kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah sedini mungkin.
"Sosialisasi nanti narasumbernya Kapolres Kobar, Dandim 1014 Pangkalan Bun, Damkar dan Kepala BPBD Provinsi Kalteng dan Kabupaten Kobar, BKSDA Kobar, serta BMKG Pangkalan Bun," katanya. (CECEP HERDI/m)








