SURABAYA –
**Borneonews - Madiun**, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 7 Madiun melaporkan bahwa sebanyak 337.020 pelanggan menggunakan jasa kereta api (KA) sepanjang bulan Agustus 2024. Angka ini mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan dengan moda transportasi kereta api. Menurut Manajer Humas Daop 7 Madiun, Kuswardojo, jumlah pelanggan yang menggunakan kereta api jarak jauh terdiri dari 168.367 penumpang yang berangkat dan 168.653 penumpang yang tiba di berbagai stasiun besar di wilayah Daop 7. Pelayanan kereta api ini terbukti menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang membutuhkan mobilitas. Kuswardojo juga menjelaskan bahwa ratusan ribu penumpang itu berasal dari lima stasiun besar yang berfungsi sebagai pusat mobilitas utama di wilayah tersebut, yaitu Stasiun Madiun, Kediri, Blitar, Tulungagung, dan Kertosono. Hal ini merupakan indikasi jelas mengenai antusiasme dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api. Data mencatat penumpang yang menggunakan kereta api selama bulan Agustus berasal dari beberapa stasiun. Stasiun Madiun mencatatkan jumlah penumpang tertinggi, yaitu 119.033, diikuti oleh Stasiun Kediri dengan 47.567 pelanggan, Stasiun Blitar 30.661 pelanggan, Stasiun Tulungagung 29.602 pelanggan, serta Stasiun Kertosono sebanyak 18.893 penumpang. Sisa penumpang tersebar di berbagai stasiun lainnya di wilayah Daop 7, termasuk Jombang, Nganjuk, Magetan, Ngawi, dan beberapa stasiun lainnya. Dalam rangka meningkatkan pelayanan, PT KAI Daop 7 terus berupaya melakukan perbaikan, antara lain dengan menyediakan fasilitas yang lebih nyaman di stasiun, meningkatkan layanan informasi, serta mengoptimalkan prosedur keselamatan bagi seluruh penumpang. Selain itu, koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah dan pihak berwenang juga menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di sepanjang jalur kereta serta perlintasan sebidang. Selain tingginya minat masyarakat, PT KAI Daop 7 berhasil mencatatkan kinerja yang positif di berbagai aspek. Terutama dalam hal ketepatan waktu, keselamatan, dan pelayanan kepada pelanggan. Pada bulan Agustus, Daop 7 mencapai tingkat ketepatan waktu keberangkatan kereta api *jarak jauh* atau *on-time performance* sebesar 100 persen. Capaian ini menjadi salah satu indikator kunci dalam menilai kesuksesan operasional mereka. Kuswardojo menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ketepatan waktu yang sempurna tersebut. Menurutnya, hal ini adalah bukti nyata komitmen PT KAI dalam menyediakan layanan transportasi yang handal dan tepat waktu. Ke depan, KAI Daop Madiun akan terus berusaha meningkatkan kenyamanan dan keselamatan bagi penumpang. Kolaborasi dengan berbagai pihak terkait juga akan dijalin untuk menjamin operasional yang aman dan tertib. Di samping itu, diharapkan jumlah penumpang yang terus meningkat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah yang dilalui oleh jalur kereta api. ANTARA