**Borneonews - Sorong**, Bank Indonesia (BI) wilayah Papua Barat telah mendistribusikan uang sebesar Rp9,4 miliar yang layak edar ke lima pulau yang teridentifikasi sebagai daerah terdepan, terluar, dan terpencil (3T) di Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2024.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Papua Barat, Setian, menjelaskan bahwa ERB adalah sebuah inisiatif untuk menyediakan uang Rupiah yang berkualitas melalui kas keliling. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat di wilayah 3T. Setian menambahkan, melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan uang yang berkualitas, tetapi juga merasakan kepedulian dari kunjungan BI dan TNI Angkatan Laut.
Setian mengakui bahwa kondisi geografis Indonesia, terutama di daerah 3T, menghadirkan tantangan yang signifikan. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama TNI Angkatan Laut, untuk memastikan pendistribusian, pengamanan, dan pengawalan uang Rupiah dari dan ke Bank Indonesia serta perwakilannya, termasuk di daerah perbatasan yang terpencil.
Sejak dimulainya kerja sama strategis pada tahun 2012, kegiatan ini telah menghasilkan 114 kegiatan penukaran uang yang mencakup 565 pulau. Acara ERB 2024 direncanakan berlangsung dari tanggal 6 hingga 12 September 2024. Program ini akan melibatkan KRI Mata Bongsang 873 untuk mengunjungi lima lokasi, antara lain Kaimana, Pulau Namatota, Pulau Karas, Pulau Panjang Fiberglass, dan Pulau Waisai.
Di samping penyediaan uang layak edar, ERB 2024 juga menawarkan berbagai kegiatan lainnya seperti layanan keliling, edukasi tentang *Cinta Bangga Paham Rupiah*, dan program bantuan sosial yang dipersembahkan untuk pengabdian kepada negeri.
Setian menegaskan bahwa BI akan terus berkomitmen untuk memastikan ketersediaan uang Rupiah yang berkualitas dan layak edar. Hal ini bertujuan agar aktivitas ekonomi di seluruh wilayah Indonesia dapat berjalan dengan lancar. BI juga akan memperkuat koordinasi antar lembaga guna menjaga kualitas uang Rupiah yang beredar.
Kegiatan ERB ini secara resmi dilepas oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Dr. George Yarangga, bersama Inspektur Koarmada III Laksamana Pertama TNI Azil Sadagori Achmad yang mewakili Panglima Koarmada 3, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat, Setian, di Pangkoarmada 3, Katapop, Kabupaten Sorong.
ANTARA
Bank Indonesia Distribusikan Rp9,4 Miliar ke Daerah 3T Papua
Bagikan:

MANOKWARI –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pelatih Interim Arema: Kemenangan atas Dewa karena Maksimalnya Taktik
2 Gol Injury Time Bawa Inter Milan Comeback 2-1 atas Fiorentina
Timnas Indonesia U15 Telan Kekalahan 0-3 dari Wales
Adam Alis Cetak Gol Penentu Kemenangan Persib atas Garudayaksa 2-1
Hujan Perdana Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Komentar (0)
Memuat komentar…






