JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang juga menjabat sebagai mantan Wakil Gubernur Jakarta, Sandiaga Uno, menekankan perlunya pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang bersaing dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jakarta untuk fokus dalam menyelesaikan isu biaya hidup yang tengah dihadapi masyarakat. Dia mengungkapkan bahwa saat ini biaya hidup di Jakarta semakin meningkat. Masyarakat harus menghadapi lonjakan biaya dalam berbagai sektor, termasuk kesehatan, pendidikan, transportasi, dan kebutuhan belanja sehari-hari, terutama harga pangan. Sandiaga menyatakan bahwa perhatian sering kali terfokus pada masalah banjir dan kemacetan. Namun, hal yang tidak boleh diabaikan adalah kondisi biaya hidup yang semakin sulit bagi warga. Dalam pernyataannya di Kompleks Parlemen Jakarta, Sandiaga juga memberikan saran kepada para kandidat terpilih untuk memberikan perhatian khusus pada penciptaan lapangan kerja. Ia menekankan bahwa Jakarta harus mempersiapkan diri menghadapi perubahan karena statusnya sebagai ibu kota negara segera beralih. “Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sangat penting, karena sektor ini menyumbang 97 persen dari total lapangan kerja yang ada di DKI Jakarta,” ujarnya. Meski demikian, Sandiaga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh calon kepala daerah yang bertarung di Pilkada Jakarta. Menurutnya, perhelatan politik ini merupakan peluang baik untuk menyongsong transisi Jakarta, dari sebuah ibu kota negara menjadi kota global yang mampu bersaing di tingkat internasional. “Saya optimis para calon ini akan saling mendiskusikan gagasan dan berusaha memenangkan hati serta pikiran masyarakat Jakarta,” tambahnya. Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah menerima pendaftaran dari tiga pasangan calon kepala daerah untuk Pilkada 2024. Ketiga pasangan tersebut terdiri dari Pramono Anung dan Rano Karno, Dharma Pongrekun serta Kun Wardana, serta Ridwan Kamil dan Suswono. ANTARA