**Borneonews - Baturaja**, Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) di Sumatera Selatan telah berhasil mencapai target nasional dalam program imunisasi polio bagi anak. Tingkat pencapaian imunisasi di wilayah ini mencapai 96,3 persen, melampaui target nasional yang ditetapkan sebesar 95 persen.
Subkoordinator Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan OKU, Muhammad Yunius, menyampaikan bahwa hingga 5 September 2024, sebanyak 51.625 anak berusia 0 hingga 7 tahun 11 bulan telah mendapatkan imunisasi dari total target 53.603 anak. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras para tenaga kesehatan yang beroperasi di seluruh puskesmas di Kabupaten OKU.
Tenaga kesehatan telah bekerja tanpa mengenal lelah, menjangkau sampai ke pelosok desa yang sulit dijangkau dengan kendaraan. Mereka berusaha memastikan semua anak di wilayah ini mendapatkan imunisasi untuk mencegah penyakit kelumpuhan yang dapat disebabkan oleh virus polio.
Dinas Kesehatan OKU juga telah menyiapkan 659 pos pelayanan vaksin polio di berbagai lokasi, termasuk puskesmas, posyandu, serta di lingkungan pendidikan seperti sekolah dasar (SD) dan taman kanak-kanak (TK/PAUD). Penyediaan pos pelayanan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses program Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Kesehatan melibatkan banyak pihak dari sektor lain, termasuk camat, kepala desa, dinas pendidikan, kementerian agama, dinas sosial, serta pengurus PKK dan Kominfo. Kolaborasi lintas sektor ini sangat penting dalam mendorong tercapainya target sasaran imunisasi polio.
Saat ini, Dinas Kesehatan OKU masih terus melaksanakan program pemberian imunisasi, dengan harapan dapat mencapai target 100 persen anak di Kabupaten OKU mendapatkan vaksinasi tetes mulut secara gratis. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen untuk melindungi kesehatan generasi muda dan masyarakat secara umum.
ANTARA
Dinas Kesehatan OKU Capai Imunisasi Polio 96,3 Persen pada Anak
Bagikan:

PALEMBANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







