**Borneonews - Bandarlampung**, Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, mengemukakan bahwa peran perguruan tinggi sangat krusial dalam implementasi transformasi digital di bidang perdagangan. Dalam keterangannya di Bandarlampung, Zulkifli menekankan pentingnya partisipasi institusi pendidikan tinggi, termasuk Institut Teknologi Sumatera (Itera), dalam mendukung upaya tersebut.
Menurut Zulkifli, perkembangan dan perubahan yang cepat di era saat ini menuntut perguruan tinggi untuk aktif terlibat dalam menciptakan dan memfasilitasi transformasi digital. Dia mencatat bahwa sistem perdagangan dan bisnis kini telah beralih dari metode konvensional ke model online, berkat kemajuan teknologi. Oleh karena itu, penting bagi generasi muda, khususnya yang saat ini menempuh pendidikan di perguruan tinggi, untuk menjadi penggerak utama dalam ekonomi digital.
Zulkifli juga menekankan perlunya inovasi baru yang berasal dari penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi. Inovasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian baik di tingkat daerah maupun nasional. Kami sangat membutuhkan generasi muda yang mampu menciptakan ekosistem ekonomi digital, imbuhnya.
Rektor Institut Teknologi Sumatera, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, memberikan tanggapan terkait hal ini. Ia menyebut bahwa mahasiswa Itera merupakan generasi yang akan membawa perubahan dan kemajuan, baik bagi kawasan Sumatera maupun seluruh Indonesia. Ia menegaskan komitmennya untuk menjadikan mahasiswa dan alumninya bermanfaat dalam berbagai bidang, khususnya dalam kewirausahaan.
Menurut I Nyoman, perkembangan teknologi saat ini memberikan banyak peluang bagi mahasiswa untuk berwirausaha. Dengan ide-ide kreatif dan inovasi yang dimiliki, mahasiswa dapat dengan mudah memulai usaha. Kami memberikan dukungan kepada mahasiswa yang ingin mengembangkan inovasi di bidang kewirausahaan dan membangun startup, katanya.
Di tahun lalu saja, sekitar 60 paket usaha mahasiswa telah mendapatkan pendanaan dari kampus, dan sebanyak 150 startup mahasiswa juga berhasil mendapatkan dukungan finansial. Ini adalah langkah perguruan tinggi dalam mendorong mahasiswa untuk melakukan aktivitas kewirausahaan, baik di sektor jasa maupun produksi, ujar I Nyoman.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa beberapa produk karya mahasiswa sudah didaftarkan sebagai hak kekayaan intelektual. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pengalaman langsung dalam *e-commerce*, yang menjadi bekal penting bagi mereka dalam berwirausaha.
Untuk memperkuat kegiatan kewirausahaan di kampus, dalam waktu dekat, Itera berencana meresmikan gedung pusat pelatihan kewirausahaan. Kami yakin, di masa depan, kekuatan finansial kami akan semakin meningkat jika lebih banyak alumni yang berkontribusi sebagai wirausaha, tutupnya.
ANTARA
Peran Perguruan Tinggi dalam Transformasi Digital Perdagangan
Bagikan:

BANDAR LAMPUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kabid SMP Dinas Pendidikan Palangka Raya Tekankan Evaluasi PJJ dan Penguatan Tata Kelola Sekolah
Kadinkes Kotim Tegaskan Belum Temukan Kasus Penyakit yang Spesifik Disebabkan Karhutla
Karhutla Hebat Kepung Jalan Pintas Sambangan Tanah Laut
Bunda FAD Seruyan Sampaikan 3 Pesan Penting untuk Cegah Bullying
Aksi Penyelundupan Kayu hasil Pembalakan Liar di Gagalkan TNI AL
Sebulan Tak Pulang, Pemuda di Jalan Mawar Kapuas Dilaporkan Hilang
Komentar (0)
Memuat komentar…







