JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Wakil Presiden Ma'ruf Amin menekankan pentingnya ketertiban dan pengendalian sistem transportasi di seluruh daerah Indonesia. Dalam pidatonya, ia menyampaikan tiga pesan kunci yang bertujuan agar sektor transportasi dapat beroperasi lebih efektif. Wapres menggarisbawahi bahwa pengembangan sistem transportasi yang memadai dalam negeri yang luas ini tidak dapat dipisahkan dari peran vital pemerintah daerah. Setiap pemerintah daerah memiliki tanggung jawab dalam merencanakan, mengelola, dan mengendalikan kemacetan lalu lintas. Pesan pertama yang disampaikan adalah perlunya mempercepat pembangunan transportasi publik yang efisien dan merata serta berkelanjutan. Dalam setiap sambutannya, ia menegaskan bahwa transportasi publik harus dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat dengan tarif yang terjangkau. Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penggunaan *aplikasi digital* dalam sistem transportasi yang cerdas, dan perlunya rencana transportasi ke depan yang memperhitungkan dampak lingkungan. Pesan kedua berkaitan dengan peningkatan investasi dalam infrastruktur. Wapres mendorong pembiayaan kreatif yang tidak bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan mendorong keterlibatan swasta. Ia mengajak para pelaku usaha untuk berkolaborasi dalam skema pembiayaan antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta, guna mendukung pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur transportasi. Selain itu, Wapres meminta agar kerangka regulasi yang ada diperkuat. Hal ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dan memberikan insentif yang tepat guna menarik partisipasi sektor swasta dalam pembiayaan serta pengelolaan proyek infrastruktur. Pesan ketiga yang diungkapkan adalah perlunya sinergi antar berbagai pihak untuk mempercepat konektivitas di seluruh Indonesia. Wapres menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah saja tidak cukup. Pemerintah daerah, menurutnya, juga harus bekerja sama dengan masyarakat, badan usaha, lembaga pendidikan, dan media massa dalam menyusun, mengimplementasikan, dan mengevaluasi kebijakan transportasi yang sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing. Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga menyampaikan pentingnya kolaborasi seluruh daerah dalam membangun transportasi di Indonesia. Dalam acara Hub Talks yang menyentuh tema "Paradigma Transportasi Online: Terintegrasi dan Berbasis Online," Menhub menegaskan bahwa konektivitas harus mampu menjangkau semua daerah, baik perkotaan maupun pedesaan, termasuk wilayah pesisir, lembah, dan pegunungan. Menhub mengharapkan agar koordinasi antara semua pihak, mulai dari tingkat kabupaten hingga pusat, dapat menjadi bagian dari rutinitas dalam pembangunan transportasi. Semua pemerintah daerah dan pusat perlu berkomitmen untuk menjalin sinergi yang efektif dan berkelanjutan. ANTARA