**Borneonews - Kediri**, Pemerintah Kota Kediri, yang terletak di Jawa Timur, saat ini sedang gencar melaksanakan program Gerakan Aksi Bergizi yang direncanakan untuk tahun 2024. Program ini ditujukan kepada para pelajar dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di wilayah Kota Kediri. Kegiatan ini meliputi penyajian menu bergizi seimbang, kegiatan olahraga bersama, serta pemberian tablet tambah darah khusus untuk remaja putri.
Penjabat Wali Kota Kediri, Zanariah, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan generasi yang sehat. Selain itu, program ini juga berfokus pada membudayakan kebiasaan sarapan pagi yang sehat. "Menjelang Indonesia Emas 2045, ada banyak persiapan yang harus dilakukan mulai dari sekarang. Terutama dalam menghasilkan generasi yang unggul, berkualitas, dan berdaya saing, sehingga Indonesia dapat bersaing di tingkat global," ungkapnya dalam sebuah acara di Kediri.
Zanariah menekankan pentingnya meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur yang mendukung masyarakat sebagai salah satu langkah yang diambil pemerintah. Diharapkan dengan demikian, anak-anak muda akan terinspirasi untuk meraih impian besar, giat dalam belajar, dan menjadi lebih produktif. Pemerintah juga berkomitmen untuk mengatasi berbagai hambatan yang menghalangi pencapaian tersebut.
Masalah anemia dan stunting menjadi isu serius yang dihadapi saat ini. Keduanya saling berhubungan dan penekanan pada pengurangan angka stunting saat ini menjadi program prioritas di tingkat nasional. Menurut data yang ada, sekitar 37,44 persen remaja putri di Kota Kediri berada dalam risiko tinggi menderita anemia. Hal ini dipicu oleh berbagai faktor, termasuk gaya hidup dan pola makan yang kurang baik. Di samping itu, banyak remaja putri yang belum secara rutin mengonsumsi tablet tambah darah.
Berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan Kota Kediri, sekitar 87 persen remaja putri sudah rutin meminum tablet tambah darah. Namun, anemia yang terjadi, jika tidak ditangani, dapat mengakibatkan anak-anak yang dilahirkan di kemudian hari mengalami stunting. Keduanya disebabkan oleh kekurangan zat besi dan nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan generasi mendatang.
"Dalam kondisi ini kita perlu kerjasama yang baik untuk mengurangi angka stunting dan anemia di Kota Kediri. Para remaja yang hadir di sini akan menjadi ibu di masa depan, sehingga persiapan harus dilakukan sebaik mungkin mulai dari sekarang," sambungnya.
Zanariah menjelaskan lebih lanjut mengapa penanganan anemia dan stunting sangat penting. Anak-anak yang mengalami anemia cenderung lebih cepat merasa lelah dan mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi. Sementara itu, anak dengan stunting akan menghadapi hambatan dalam pertumbuhan disebabkan oleh kurangnya gizi yang berlangsung dalam periode 1.000 hari pertama kehidupan. Secara fisik, stunting dapat memengaruhi kecerdasan, perkembangan kognitif, dan daya tahan tubuh anak.
Sebagai langkah pencegahan terhadap kedua isu tersebut, diperlukan gerakan yang masif dan berkelanjutan di masyarakat, terutama di kalangan remaja wanita yang akan menjadi ibu di masa depan. Pemkot Kediri sendiri telah melaksanakan Gerakan Aksi Bergizi sejak tahun 2022, dengan empat intervensi utama: aktivitas fisik, sarapan pagi dengan menu bergizi seimbang, konsumsi tablet tambah darah setiap pekan, serta edukasi kesehatan.
"Saya berharap aksi ini dapat dilaksanakan secara konsisten di setiap SMP/MTs di Kota Kediri. Ini adalah persiapan jangka panjang agar para remaja di Kota Kediri semakin sehat, kebutuhan gizinya terpenuhi, dan dihasilkan generasi unggul di masa mendatang," tutupnya.
Dalam kegiatan tersebut, juga diadakan penandatanganan komitmen untuk pelaksanaan Gerakan Aksi Bergizi setiap pekan oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Pj Wali Kota Kediri, Kepala Dinas Kesehatan, serta perwakilan dari 41 SMP/MTs di Kota Kediri. Aksi Bergizi yang diadakan di Halaman Balai Kota dihadiri oleh sekitar 300 orang dan diikuti oleh ribuan pelajar tingkat SMP dan MTs di seluruh Kota Kediri secara daring.
ANTARA
Gerakan Aksi Bergizi Pemkot Kediri, Ciptakan Generasi Sehat
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Agustiar Sabran Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan Hadapi Karhutla
Bupati Kobar Bermalam di TNTP, Tinjau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Adyos/Yayang Sabet Perunggu para Tenis Meja Ganda Putra Kelas MD8
PLN Berencana Sewa PLTD 20 MW Selama Lima Tahun di Kapuas
Polres Bartim Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan Lewat Green Policing di Pasar
Fredy Setiawan Raih Perak Para Bulu Tangkis, Akui Kurang Puas
Komentar (0)
Memuat komentar…







