BANDA ACEH –
**Borneonews - Banda Aceh**, Pesawat dengan nomor penerbangan Super Air Jet IU994, yang dijadwalkan untuk rute Jakarta-Banda Aceh, terpaksa mengalihkan pendaratan mereka ke Bandara Kualanamu, Sumatera Utara. Hal ini disebabkan oleh gangguan suplai listrik yang terjadi di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda yang terletak di Blang Bintang, Aceh Besar. Salah seorang penumpang, Mario, menyampaikan bahwa pesawat itu telah mendarat di Kualanamu setelah mendapatkan informasi dari pihak maskapai mengenai masalah kelistrikan yang menghambat izin pendaratan di bandara tujuan mereka. Mario menjelaskan bahwa pilot dengan jelas memberikan pengumuman terkait kondisi tersebut, yang mengharuskan penerbangan untuk dialihkan. Andika Kusdwiyanka, pejabat pengganti sementara Executive General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II untuk Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, juga mengonfirmasi adanya gangguan pada suplai listrik di bandara tersebut. Dia menjelaskan bahwa masalah kelistrikan yang terjadi di wilayah Aceh tersebut berdampak langsung pada operasional bandara, termasuk penerbangan Super Air Jet IU994 yang terpaksa harus mendarat di Kualanamu. Meskipun ada gangguan tersebut, Andika menyatakan bahwa fasilitas pendaratan pesawat lainnya tetap berfungsi dengan baik. Dikatakannya, pesawat Super Air Jet IU996, Garuda GA140, dan Pelita IP342 telah berhasil mendarat dengan selamat. Penerbangan Super Air Jet IU994 yang seharusnya mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda pada pukul 13.30 WIB, terpaksa melakukan pendaratan di Kualanamu. Dia juga menambahkan bahwa saat ini operasional bandara berjalan normal dengan dukungan dari generator cadangan (genset) yang telah disiapkan untuk memastikan kelancaran layanan meskipun dalam situasi yang tidak ideal. ANTARA