**Borneonews - Makassar**, Presiden Joko Widodo secara resmi meluncurkan salah satu rumah sakit terbesar di Indonesia yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di tanah air.
Dalam acara peresmian Rumah Sakit Kementerian Kesehatan Makassar yang berlangsung pada hari Jumat, Presiden Jokowi menekankan pentingnya investasi di sektor kesehatan. Ia menjelaskan, dengan adanya fasilitas kesehatan yang memadai, diharapkan dapat mengurangi praktik masyarakat yang mencari pengobatan ke luar negeri, yang menjadi penyebab hilangnya devisa negara.
"Kita ingin mengurangi ketergantungan masyarakat untuk berobat ke negara lain seperti Malaysia, Singapura, Amerika Serikat, atau Jepang. Cukup di Makassar saja," tegas Jokowi dalam pernyataannya yang disampaikan melalui jaringan Sekretariat Presiden di Jakarta.
Dalam kunjungannya pada hari yang sama, Jokowi menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi rumah sakit umum yang ada di daerah, yang sering kali dianggap tidak memadai. Ia menyatakan rasa sedihnya ketika melihat ruangan yang gelap dan fasilitas yang tampak kumuh di rumah sakit tersebut.
"Saya sering merasa prihatin saat memasuki rumah sakit di daerah, di mana banyak di antaranya memiliki ruangan yang gelap dan dalam kondisi yang tidak terawat," ujarnya.
Rumah Sakit yang diresmikan ini adalah yang kedelapan selama masa kepresidenannya, yang akan berakhir pada Oktober 2024. Rumah sakit tersebut memiliki desain yang modern, terdiri atas empat menara dengan total 12 lantai. Proyek pembangunan rumah sakit ini menghabiskan dana sebesar Rp1,56 triliun.
Jokowi juga menambahkan bahwa peralatan kesehatan yang tersedia di rumah sakit ini telah menelan biaya Rp360 miliar, dengan tambahan dana sebesar Rp520 miliar untuk pengembangan ke depannya. Dengan demikian, total anggaran yang dialokasikan untuk rumah sakit ini melebihi Rp2 triliun.
Presiden mengungkapkan rasa kagumnya terhadap berbagai fasilitas yang ada di rumah sakit. Ia menyebutkan bahwa rumah sakit ini memiliki peralatan setara dengan standar internasional, termasuk alat medis canggih seperti *cathlab* dan *magnetic resonance angiography* (MRA).
"Saya merasa seperti berada di hotel bintang lima. Semua peralatan rumah sakit di sini sangat modern," lanjutnya.
Dengan kapasitas 920 tempat tidur, rumah sakit ini diharapkan dapat menjadi pusat rujukan kesehatan utama di wilayah timur Indonesia. Jokowi berharap kehadiran fasilitas kesehatan yang modern ini dapat memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat, agar mereka tidak perlu lagi mencari perawatan di luar negeri.
Setiap tahun, negara kehilangan devisa hingga Rp180 triliun akibat warganya yang memilih untuk berobat ke negara lain. "Kita bisa mencegah hal itu dengan membangun rumah sakit-rumah sakit dengan standar internasional," pungkas Jokowi.
Presiden berharap bahwa keberadaan rumah sakit ini akan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pengobatan di luar negeri dan pada saat yang sama meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.
ANTARA
Jokowi Resmikan Rumah Sakit Terbesar di Makassar untuk Cegah Berobat ke Luar Negeri
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
MILLS Luncurkan Koleksi Musim Panas 2027 Bertajuk Next Inheritance
Pangkoops: Dua Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Nduga
Polisi Selidiki Pesawat Asian One Air Tergelincir di Intan Jaya
Presiden Iran Akan Bahas Ekonomi, Isu Global dengan Putin
Basarnas Evakuasi Jenazah Perempuan Diduga WNA di Pantai Nyang Nyang
Komentar (0)
Memuat komentar…







