**Borneonews - Makassar**, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, mengingatkan pentingnya perhatian terhadap hak pilih kelompok-kelompok rentan dalam penyelenggaraan pilkada. Dia menekankan bahwa setiap individu harus diberikan kesempatan untuk menyampaikan suaranya pada pemilihan umum mendatang, yaitu Pilkada serentak yang akan berlangsung pada tahun 2024.
Dalam keterangannya di Makassar, Jufri menjelaskan bahwa pernyataan tersebut sejalan dengan arahan dari Penjabat Gubernur Sulsel, Zudan Arif Fakrulloh. Ia menegaskan komitmennya untuk memastikan hak pilih bagi kelompok-kelompok masyarakat yang rentan dapat dipenuhi dan disalurkan dengan baik.
Kelompok rentan yang dimaksud mencakup pekerja migran, penyandang disabilitas, serta individu yang sedang menjalani proses rehabilitasi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan). Selain itu, mereka yang berusia di bawah 17 tahun tetapi sudah menikah juga termasuk dalam kategori ini.
"Data dari Komnas HAM menunjukkan bahwa angka perkawinan usia dini di Sulawesi Selatan cukup tinggi. Setiap individu yang telah menikah berhak untuk memberikan suara. Oleh karena itu, penting untuk melakukan edukasi dan literasi, khususnya dari Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan," ungkapnya saat pertemuan dengan perwakilan Komnas HAM di Makassar.
Jufri Rahman juga menyampaikan bahwa Sulawesi Selatan mendapatkan perhatian khusus dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah 2024. Provinsi ini dianggap sebagai barometer demokrasi di Indonesia, sehingga keberhasilan pilkada di daerah ini menjadi penting.
Kedatangan Komisioner Komnas HAM, Saurlin P. Siagian, bertujuan untuk memastikan bahwa pelaksanaan Pilkada di Sulsel akan berlangsung dengan aman dan menjaga netralitas, terutama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Jufri menjelaskan bahwa Komnas HAM berkomitmen untuk memantau agar hak pilih setiap individu terjaga dan dapat dilaksanakan dengan baik.
Saurlin P. Siagian menambahkan bahwa pertemuannya dengan Sekda Sulsel fokus pada Pilgub dan Pilkada Kabupaten/Kota di Sulsel. Dia juga menegaskan kembali pentingnya menjaga netralitas ASN selama pelaksanaan pemilihan tersebut.
Sulawesi Selatan menjadi perhatian khusus bagi kami karena masuk dalam lima besar provinsi yang dianggap rawan menghadapi pilkada. Tingkat kerawanan yang tinggi menjadikan kami berkomitmen untuk mengawasi pelaksanaan pemilihan di daerah ini, ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Saurlin menyampaikan harapannya agar Pemerintah Provinsi Sulsel dapat membantu penyelenggara pilkada dalam memenuhi hak pilih masyarakat. Komnas HAM dan Pemprov Sulsel berkomitmen untuk bekerja sama dalam memastikan pelaksanaan pilkada berlangsung lebih baik dan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi.
ANTARA
Pentingnya Perlindungan Hak Pilih Kelompok Rentan di Pilkada 2024
Bagikan:

MAKASSAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Komentar (0)
Memuat komentar…







