TANJUNG SELOR –
**Borneonews - Tarakan**, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) telah memberikan beasiswa kepada sejumlah 755 mahasiswa melalui Program Beasiswa Yayasan Universitas Patria Artha (UPA) Makassar untuk periode 2022-2024. Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang, menyampaikan harapannya agar program beasiswa ini dapat memotivasi generasi muda untuk belajar lebih giat dan mencapai prestasi yang lebih tinggi, dalam upaya menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas di provinsi tersebut. Sejak dimulainya pemberian beasiswa pada tahun 2022, sebanyak 239 mahasiswa telah menerima dukungan ini. Jumlah penerima beasiswa meningkat menjadi 253 pada tahun 2023 dan direncanakan mencapai 263 mahasiswa pada tahun 2024. Pada tahun akademik 2025/2026, sudah terdapat 176 calon penerima yang mendaftar untuk program beasiswa di UPA Makassar. Gubernur Kaltara menekankan pentingnya pendidikan sebagai modal utama dalam pembangunan. Ia berharap agar beasiswa ini tidak hanya meningkatkan kemampuan akademis para mahasiswa, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan SDM yang handal di Kalimantan Utara. Dalam konteks ini, Zainal menegaskan bahwa Pemprov Kaltara berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan meskipun dalam batasan alokasi anggaran daerah yang ada. Ini terlihat melalui upaya berkelanjutan dalam penyediaan beasiswa, pembangunan infrastruktur pendidikan, dan peningkatan insentif bagi tenaga pengajar. Zainal juga mengekspresikan rasa bangganya dan memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang memilih untuk melanjutkan studi di luar daerah. Ia menyadari bahwa kesempatan ini adalah impian banyak orang dan tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk meraihnya. "Mahasiswa sekalian harus serius dalam menempuh pendidikan di masing-masing jurusan yang dipilih. Saya percaya, sepulang dari UPA, kalian akan menjadi penerus yang dapat membanggakan Kalimantan Utara,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltara, Teguh Henri Sutanto, mengingatkan bahwa mahasiswa yang menerima beasiswa ini diharapkan bisa menjadi SDM unggul yang dapat diandalkan di Kalimantan Utara. "Kami memiliki banyak industri besar di daerah ini, dan kami sangat memerlukan SDM berkualitas. Oleh karena itu, manfaatkanlah kesempatan pendidikan gratis ini untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat bagi diri sendiri dan daerah," pungkasnya. Dr. Bastian Lubis, Rektor UPA Makassar, menyampaikan bahwa Gubernur Kaltara menunjukkan perhatian yang besar terhadap sektor pendidikan. UPA dipilih sebagai lembaga pendidikan yang akan mengembangkan potensi mahasiswa, berkat fasilitas dan kapasitasnya yang memadai. "Saya pastikan bahwa para penerima beasiswa UPA akan menjadi individu yang lebih baik setelah menyelesaikan pendidikan mereka. Ini berdampak pada pemikiran, intelektualitas, dan penampilan mereka—hal yang sangat penting untuk mencetak SDM unggul bagi Kalimantan Utara," katanya. ANTARA