MEDAN –
**Borneonews - Rantauprapat, Sumatera Utara**, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Rantauprapat di Sumatera Utara melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap 100 narapidana. Langkah ini bertujuan untuk mencegah penyebaran penyakit menular, seperti *Human Immunodeficiency Virus* (HIV) dan *Tuberkulosis* (TBC). Kepala Lapas Kelas IIA Rantauprapat, Batara Hutasoit, menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan ini dilakukan bekerja sama dengan Puskesmas Sigambal yang terletak di Kecamatan Rantau Selatan. Kegiatan ini mencakup serangkaian pemeriksaan, mulai dari tes darah, pemeriksaan fisik, hingga wawancara medis. Semua langkah ini dirancang untuk mendeteksi secara dini kemungkinan infeksi TBC atau HIV, sehingga dapat diambil langkah pencegahan yang diperlukan. "Kesehatan para warga binaan menjadi prioritas utama bagi kami. Dengan adanya proses *skrining* kesehatan ini, kami berharap dapat melakukan penanganan yang tepat dan efektif untuk mencegah penyebaran penyakit menular di kalangan narapidana," kata Batara. Kalapas juga menekankan pentingnya dukungan dari Puskesmas Sigambal yang secara berkesinambungan membantu memberikan perawatan kesehatan kepada para narapidana di lembaga pemasyarakatan ini. Selain *skrining*, pihak lapas juga memberikan edukasi kepada warga binaan mengenai cara menjaga kesehatan dan upaya pencegahan penularan penyakit. Batara menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata pihak lembaga pemasyarakatan untuk menjaga kesehatan warga binaan dan menciptakan lingkungan yang aman dari penyakit menular. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Puskesmas Sigambal dan berharap kerja sama ini dapat semakin solid di masa mendatang. Sebelumnya, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara, Rudy Fernando Sianturi, mengungkapkan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan ini dilakukan secara rutin setiap bulan. Menurutnya, menjaga kesehatan warga binaan adalah amanah yang diatur oleh undang-undang, baik dari rutan maupun lapas. "Diharapkan, melalui pemeriksaan kesehatan yang berlangsung secara teratur ini, kita dapat mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan lapas serta rutan di Sumut. Di samping itu, kita juga ingin memastikan kesejahteraan kesehatan bagi para warga binaan," ujarnya. ANTARA