**Borneonews - Banda Aceh**, Atlet angkat besi asal Jawa Barat, Tsabita Alfiah Ramadhani, berhasil meraih medali emas dalam kategori putri kelas 64 kilogram. Prestasi gemilang ini diraihnya pada ajang yang dihelat di GOR Seramoe, Banda Aceh, pada hari Jumat.
Tsabita menunjukkan performa yang luar biasa dengan mencatatkan total angkatan terbaiknya sebesar 204 kilogram. Dalam upaya angkatannya, ia memperlihatkan kemampuan yang signifikan, terutama pada snatch di mana ia berhasil mengangkat beban seberat 96 kilogram pada percobaan kedua. Pada percobaan ketiga, ia mencoba untuk meningkatkan angkatannya menjadi 100 kilogram. Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Persiapan yang baik pada percobaan pertama membuktikan kemampuannya, di mana ia tidak menemui kesulitan saat mengangkat 90 kilogram.
Untuk kategori clean and jerk, Tsabita juga menunjukkan kepiawaiannya dengan berhasil mengangkat beban 105 kilogram dan 108 kilogram pada dua percobaan awal. Keberhasilan pada angkatan 108 kilogram sudah cukup untuk memastikan posisi emas baginya. Meski sudah aman dengan medali emas, Tsabita kemudian mencoba untuk memperketat catatan pribadinya dengan menambah beban menjadi 112 kilogram, namun ia mengalami kegagalan di percobaan tersebut.
Medali perak pada kategori ini jatuh kepada lifter dari Jawa Timur, Acchedya Jagaddhita, yang berhasil mencatatkan total angkatan 190 kilogram. Dita, demikian sapaan akrabnya, memiliki catatan angkatan snatch sebesar 84 kilogram dan clean and jerk terbaik pada 106 kilogram.
Sementara itu, medali perunggu diraih oleh lifter asal Jambi, Fannie Wahyu Agnie. Fannie mencatatkan total angkatan 187 kilogram, dengan pencapaian terbaik pada snatch sebesar 81 kilogram dan clean and jerk 106 kilogram.
Pada ajang PON Aceh-Sumut 2024 untuk kelas 64 kilogram putri ini, terdapat delapan peserta yang berkompetisi. Selain Tsabita, Dita, dan Fannie, pemilihan peserta lainnya juga mencakup Siti Sarah dari Kalimantan Timur, Cicing Way dari Sumatera Selatan, Fara Dilla dari Sumatera Utara, dan Salma Ayu Balqis dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Kompetisi yang ketat ini menunjukkan bahwa olahraga angkat besi di Indonesia semakin menunjukkan perkembangan yang positif dan prestasi yang membanggakan.
ANTARA
Tsabita Alfiah Raih Emas Angkat Besi Kelas 64 Kilogram Putri
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Penyelundupan 65 Cartridge Diduga Etomidate di Rutan Salemba Digagalkan
NU Kalteng Ingatkan Penyampaian Aspirasi Harus Santun dan Jaga Persatuan
LDII Kalteng Tekankan Gotong Royong untuk Penanganan Karhutla
Agustiar Sabran Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan Hadapi Karhutla
Bupati Kobar Bermalam di TNTP, Tinjau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Komentar (0)
Memuat komentar…







