JAYAPURA –
**Borneonews - Biak Numfor**, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Biak Numfor, yang terletak di Papua, tengah memperkuat kerjasama dengan mitra-mitra kesehatan untuk mencegah penyebaran virus cacar monyet yang juga dikenal dengan nama *Mpox*. Langkah proaktif ini diambil sebagai upaya antisipasi dalam mengatasi potensi penyebaran penyakit tersebut di wilayah setempat. Kepala Dinkes Biak Numfor, Daud Nataniel Duwiri, mengemukakan bahwa tindakan pencegahan virus cacar monyet ini melibatkan peningkatan pengawasan di semua pintu masuk, seperti pelabuhan laut dan bandara. Pengawasan tersebut dilakukan bersamaan dengan mitra kerja yang mengelola karantina dan kantor kesehatan pelabuhan untuk memastikan tidak ada kasus yang terlewatkan. Duwiri menegaskan bahwa saat ini, situasi di Kabupaten Biak Numfor masih terbilang aman, dan hingga saat ini belum ditemukan adanya kasus cacar monyet di daerah tersebut. Dia berharap, melalui jalinan koordinasi yang baik dengan berbagai pihak di sektor kesehatan, penyebaran virus *Mpox* dapat dicegah secara efektif. Di samping itu, Dinkes Biak Numfor berencana untuk mengadakan rapat koordinasi dengan semua pemangku kepentingan yang terkait, guna memperkuat langkah-langkah pencegahan yang telah disusun. Duwiri juga mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik mengenai berita penyebaran virus cacar monyet yang beredar di media sosial. Dia menekankan, informasi yang akurat sebaiknya diperoleh dari sumber yang dapat dipercaya, yakni pihak berwenang yang dalam hal ini adalah pemerintah. Mengingat Kabupaten Biak Numfor adalah daerah transit masuk ke wilayah Papua, pengawasan yang ketat sangat diperlukan untuk memastikan bahwa daerah ini tetap aman. "Dengan meningkatnya pengawasan, kita dapat menjaga Kabupaten Biak Numfor agar tetap bebas dari penyakit," tutup Duwiri dengan harapan akan masa depan yang lebih sehat bagi masyarakatnya. ANTARA