JAYAPURA –
**Borneonews - Supiori**, Pemerintah Kabupaten Supiori yang terletak di Papua telah menetapkan alokasi anggaran sebesar Rp50 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan pada tahun 2024. Anggaran tersebut dikelola melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat. Dalam penjelasannya, Kepala Dinas PUPR, Rizal Leunufna, menyampaikan bahwa sejumlah ruas jalan yang menjadi prioritas dalam proyek ini antara lain ialah jalan yang menghubungkan Supiori Sorindiweri dengan Duber, serta jalan yang menghubungkan Supiori Utara dengan Supiori Barat. Selain itu, proyek juga mencakup wilayah kepulauan di Distrik Aruri. Rizal menambahkan bahwa dana alokasi khusus (DAK) dari Kementerian PUPR menjadi sumber utama untuk pembiayaan pembangunan jalan di daerah ini. Sebuah sumber anggaran lainnya berasal dari bidang Transportasi Desa yang bersumber dari Kementerian Desa. Salah satu proyek yang telah direncanakan adalah pembangunan ruas jalan Sorindiweri-Duber dengan panjang 1,8 kilometer, yang dijadwalkan akan dimulai sesuai dengan kontrak pada bulan November 2024. Rizal menekankan bahwa proyek ini akan dilaksanakan berdasarkan standar waktu yang telah ditetapkan. Dia juga menegaskan pentingnya menjaga kualitas pembangunan. Arahan dari Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong, menekankan bahwa pemantauan terhadap mutu jalan yang dibangun harus diperhatikan secara serius. Dinas PUPR, sebagai pihak yang bertanggung jawab, bekerja sama dengan konsultan teknis untuk memastikan hasil pekerjaan memenuhi standar yang diharapkan. Rizal menjelaskan bahwa setiap proyek yang dibiayai oleh negara harus memprioritaskan kualitas. Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Bupati Supiori, Yan Imbab, yang menekankan perlunya menjaga kualitas di setiap pekerjaan. Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Supiori, Ferra Wanggai, juga menegaskan komitmen pemerintah untuk fokus pada kualitas hasil pekerjaan. Setiap infrastruktur yang dibangun bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di kampung-kampung dan distrik. Pembangunan jalan di Kabupaten Supiori dianggap vital, karena jalur ini merupakan urat nadi perekonomian lokal yang membantu masyarakat dalam memasarkan hasil pertanian dan perikanan mereka. ANTARA