BORNEONEWS, Sampit - Dalam waktu yang tidak lama lagi, jamaah calon haji asal Kabupaten Kotawaringin Timur akan berangkat ke Tanah Suci Mekkah untuk menunaikan ibadah haji.

Wakil Bupati Kotim M Taufiq Mukri meminta semua unsur Panitia Penyelenggara Ibadah haji (PPIH) bisa memberikan pelayanan prima kepada para jamaah calon haji yang  ingin menunaikan ibadah haji tahun ini. Pelayanan ini mutlak untuk memberikan  kenyamanan, ketenangan  dan keamanan bagi semua calon jamaah.

“Pemkab berharap Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) dan Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD) dapat meningkatkan koordinasi, dan bisa berperan optimal dalam meningkatkan pelayanan kepada para jamaah calon haji,” kata dia, Kamis (21/7/2016).

Menurut Taufiq, semua unsur yang terlibat dalam pelayanan kepada jamaah calon haji harus menanamkan niat memberikan pelayanan bagian dari ibadah kepada Allah SWT. Sehingga selain tanggung jawab tugas dan pekerjaan, juga bisa menjadi amal ibadah.

“Hal ini penting mengingat sebentar lagi calhaj aal Kotim diberangkatkan. Kemenag pun informasinya mulai mematangkan persiapan keberangkatan. Sehingga kami meminta TPHD dan TKHD juga bisa bekerja dengan baik,” pesan dia.

Terpisah, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kotim Samsudin mengatakan, pihaknya saat ini tengah mematangkan seluruh persiapan keberangkatan jamaah calon haji daerah itu. Mulai dari penyelenggaraan manasik haji, pemeriksaan kesehatan, hingga koordinasi pelepasan keberangkatan para jamaah calon haji.

“Persiapan terus dimatangkan karena informasinya calon haji asal Kotim masuk kelompok terbang 13 yang akan diberangkatkan pada 21 Agustus nanti,”  jelas dia.

Sementara itu, jumlah jamaah calon haji asal Kabupaten Kotim yang diberangkatkan tahun ini sebanyak 146 orang. Terdiri dari 65 laki-laki dan 81 perempuan. (RF)