KUPANG –
**Borneonews - Kupang**, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) mengajak masyarakat desa yang menerima bantuan program sumur bor untuk memberikan dukungan terhadap inisiatif tersebut. Hal ini dilakukan agar dapat mengatasi permasalahan kekeringan yang dihadapi akibat musim kemarau yang akan datang di tahun 2024. Kepala BPBD Mabar, Isfridus Tobong, menjelaskan bahwa bantuan dalam bentuk pembangunan sumur bor ini merupakan hasil kolaborasi antara BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) dan TNI AD, dengan BPBD bertanggung jawab dalam proses fasilitasi. Ia menekankan pentingnya dukungan dari masyarakat agar tidak timbul kendala dalam implementasi proyek ini. Isfridus meminta agar warga desa yang menerima bantuan sumur bor untuk bekerjasama dengan pemerintah. Kerja sama ini meliputi penyediaan lahan dan dukungan terhadap berbagai upaya yang diperlukan dalam pembangunan sumur. Dengan harapan, sinergi tersebut dapat memastikan program berjalan sukses. Lebih lanjut, Isfridus menyampaikan bahwa Kabupaten Mabar telah mendapatkan bantuan untuk pembangunan sebanyak 10 sumur bor. Proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap, terutama di desa-desa yang sering mengalami kesulitan dalam mendapatkan air bersih selama musim kemarau. Saat ini, dilakukan pengecekan dan identifikasi di empat desa yang berada di empat kecamatan. Ia merincikan bahwa desa-desa yang menjadi prioritas tersebut adalah Desa Bari di Kecamatan Macang Pacar, Desa Golo Keli di Kecamatan Ndoso, Desa Lawi di Kecamatan Kuwus, dan Desa Pantar di Kecamatan Komodo. Isfridus berharap agar program ini dapat berjalan dengan baik di seluruh kabupaten di Provinsi NTT. Ia menyatakan bahwa daerah tersebut memiliki potensi tinggi untuk mengalami kekeringan saat musim kemarau. Menurutnya, program ini sangat penting dan masyarakat harus mengatasi segala kendala yang mungkin muncul, termasuk penyediaan lahan yang diperlukan. Dengan adanya sumur bor, diharapkan dapat menjadi solusi terbaik untuk mengatasi kekeringan di desa-desa yang terdampak. Ia mengajak seluruh pihak untuk mendukung kegiatan ini demi keberlangsungan hidup masyarakat. ANTARA