JAKARTA –
**Borneonews - Banda Aceh**, Pertandingan final cabang olahraga *canoeing* untuk nomor kayak dan kano 200 meter putra serta putri yang seharusnya dilaksanakan pada hari Jumat, terpaksa ditunda hingga hari Sabtu. Keputusan penundaan ini diambil oleh pihak panitia setelah mempertimbangkan kondisi cuaca, terutama angin dan gelombang yang dinilai tidak memungkinkan untuk menggelar kompetisi dengan aman. Awalnya, pertandingan ini direncanakan berlangsung di Bendungan Keililing, Aceh Besar, pada pukul 15.50 WIB. Namun, setelah berdiskusi dengan technical delegate untuk cabang olahraga dayung, panitia merasa bahwa keselamatan para atlet menjadi prioritas utama, sehingga keputusan untuk menunda pertandingan adalah langkah terbaik. Dalam pertandingan yang akan dilangsungkan pada hari Sabtu, hanya babak final A untuk nomor kayak dan kano 200 meter yang akan dilaksanakan. Untuk babak final B, pihak penyelenggara memutuskan untuk tidak melanjutkan pertandingannya. Ini menandakan pentingnya hari terakhir dalam rangkaian perlombaan *canoeing*, di mana atlet akan bersaing memperebutkan medali. Sebelumnya, cabang olahraga *canoeing* telah menyelesaikan sepuluh nomor lomba dengan sejumlah medali telah diperebutkan. Hingga saat ini, provinsi Jawa Barat mencatatkan diri sebagai pemimpin klasemen perolehan medali dalam cabang dayung dengan total lima medali emas, dua perak, dan satu perunggu. Sementara itu, provinsi Papua Pegunungan menduduki posisi kedua dengan dua medali emas. Tuan rumah, Aceh, berada di posisi ketiga dengan perolehan satu medali emas dan satu perak. Hingga saat ini, berikut adalah klasemen perolehan medali untuk cabang olahraga dayung pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024: | Peringkat | Provinsi | Emas | Perak | Perunggu | Total | |-----------|------------------|------|-------|----------|-------| | 1. | Jawa Barat | 5 | 2 | 1 | 8 | | 2. | Papua Pegunungan | 2 | 0 | 0 | 2 | | 3. | Aceh | 1 | 1 | 0 | 2 | | 4. | Kalimantan Selatan| 1 | 0 | 2 | 3 | | 5. | Papua | 1 | 0 | 0 | 1 | Dengan persaingan yang semakin ketat, semua mata kini tertuju pada pertandingan final yang akan digelar esok hari, di mana para atlet akan menunjukkan kemampuan dan semangat juang mereka di arena. ANTARA