TANJUNG SELOR –
**Borneonews - Nunukan**, Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Polda Kaltara) bersama dengan jajaran Polres Nunukan telah mengambil inisiatif dalam menangani persoalan stunting atau tengkes di Kabupaten Nunukan. Keberadaan stunting ini menjadi perhatian serius mengingat dampaknya yang kompleks terhadap kesehatan dan perkembangan anak. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kaltara, Kombes Pol Budi Rachmat, menyatakan bahwa masalah stunting merupakan isu yang perlu ditangani secara terpadu. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait sangatlah penting untuk menjamin agar setiap anak di Indonesia dapat tumbuh dengan sehat dan cerdas. Dalam rangka penanganan stunting, Polda Kaltara dan Polres Nunukan menggelar kegiatan kunjungan ke rumah-rumah warga yang diduga terkena dampak langsung dari masalah ini. Kegiatan tersebut diadakan sebagai bentuk perhatian nyata kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam acara tersebut, turut hadir sejumlah pejabat, di antaranya Kabid Propam Polda Kaltara, Kombes Pol Krishadi Permadi, serta beberapa anggota dari subbidang tertentu yang berfokus pada bidang propam. Mereka mengunjungi tiga rumah keluarga di Kelurahan Selisun, Kecamatan Nunukan Selatan. Selama kunjungan, rombongan tidak hanya bertemu dengan warga, tetapi juga memberikan bantuan berupa paket sembako. Selain itu, mereka menyampaikan pesan-pesan penting mengenai pentingnya memperhatikan gizi anak, sanitasi lingkungan yang baik, dan cara pengasuhan yang tepat. Semua ini dilakukan dengan tujuan untuk mendukung perkembangan anak dan memastikan masa depan yang lebih baik bagi mereka. ANTARA