SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar musyawarah daerah (Musda) VIII untuk memilih ketua baru perioe 2024-2029, Jumat, 6 September 2024.

"Sementara ini isunya ada 3 kandidat yang akan maju. Itu sesuatu yang bagus karena baru pertama diikuti 3 kontestan biasanya 2 atau 1 kandidat saja," kata Ketua Umum BKPRMI Kotim Pahnai.

Kegiatan ini digelar selama 2 hari 6-7 September 2024 di Islamic Center Sampit. Turut hadir Bupati Kotim Halikinnor untuk membuka Musda VIII BKPRMI. 

Adapun 3 kandidat yang akan maju mempereutkan posisi Ketua Umum BKPRMI Kotim yaitu Nursyaifullah, Syadillah, dan Jusman. Namun dari ketiga itu belum dapat dipastikan apakah akan lanjut atau mundur pads penentuan besok.

"Kita melihat perkembangannya lagi besok, karena besok puncaknya pemilihan. Malam ini masih pembahasan tata tertib," ujarnya. 

Kegiatan tersebut diikuti 45 orang dari DPD BKPRMI Kotim, 3 orang perwakilan DPW BKPRMI Kalimantan Tengah, 30 orang DPK BKPRMI dari 10 kecamatan di Kotim.

Dari seluruh peserta yang hadir hanya 12 orang yang memiliki hak suara yaitu 10 orang perwakilan masing-masing DPK, 1 orang mewakili DPD, dan 1 orang mewakili DPW.

Ia berharap siapapun ketua terpilih nanti bisa melanjutkan program BKPRMI Kotim, bersinergi dengan pemerintah menyentuh lapisan masyarakat terutama dari kalangan anak-anak, remaja, dewasa dan orang tua.

"BKPRMI perjuangannya jelas yaitu memberantas buta huruf Alquran dan kegiatan lain yang sifatnya sosial keagamaan," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/R)