BORNEONEWS,Pulang Pisau - Kabupaten Pulang Pisau memperpanjang masa tanggap darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kepala BPBD Pulang Pisau, Osa Maliki menyampaikan perpanjangan masa tanggap darurat Karhutla sudah berakhir dan diperpanjang sampai Oktober 2024.
"Mulai hari ini kita perpanjang lagi sampai 19 Oktober, ikut provinsi karena dari 13 kabupaten 1 kota, kemaraunya berakhir di Oktober, termasuk di Pulang Pisau," kata Osa, Jumat, 6 September 2024.
Saat ini dilaporkan kondisi di 8 kecamatan terjadi hujan dan hampir merata. Tepi di 2 kecamatan seperti Sebangau Kuala dan Kahayan Kuala hujannya sangat kecil.
Osa mengimbau masyarakat Pulang Pisau untuk tidak membakar lahan karena tidak bisa diprediksi, api kecil bisa menjadi besar.
Osa juga meminta masyarakat selalu waspada karena cuaca tidak menentu dan tidak bisa diprediksi. Tidak perlu bepergian kalau memang tidak ada urusan mendesak. Saat keluar dari rumah, sebaiknya peralatan listrik dilepas untuk antisipasi kebakaran.(RETHA/R)









