PALANGKARAYA –
**Borneonews - Sampit**, Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, meluncurkan program bantuan sosial berupa paket sembako yang ditujukan bagi mahasiswa di Sampit, yang juga merupakan ibukota Kabupaten Kotawaringin Timur. Inisiatif ini berlangsung dalam rangka kegiatan pasar murah yang diadakan pada Jumat waktu setempat. Paket sembako yang biasanya dipatok dengan harga Rp195.500, ternyata dapat dinikmati para mahasiswa tanpa biaya karena Pemerintah Provinsi Kalteng memberikan subsidi sebesar Rp175.500. Dengan demikian, mahasiswa hanya perlu menebusnya dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu Rp20.000 per paket. Namun, dalam kegiatan tersebut, Gubernur bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo mengambil keputusan untuk memberikan pembagian sembako secara gratis. Sekitar 2.000 paket sembako yang disiapkan dalam acara tersebut mencakup bahan-bahan pokok seperti beras 10 kilogram, minyak goreng, hingga gula satu kilogram. Keputusan ini disambut dengan antusiasme yang tinggi serta tepuk tangan bahagia dari para mahasiswa dan masyarakat setempat. Gubernur Sugianto menekankan harapannya bahwa bantuan ini mampu meringankan beban bagi mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. "Kami berharap bantuan ini juga bisa meringankan beban orang tua kalian," ungkap Gubernur dengan penuh empati. Lebih lanjut, Sugianto juga menegaskan betapa pentingnya pendidikan bagi anak-anak di Kalimantan Tengah. Sebagai bentuk komitmennya, pemerintah telah meluncurkan program beasiswa dan Tabungan Beasiswa (TABE) Berkah bagi pelajar yang bercita-cita untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang strata satu (S1). Melalui program Tabe Berkah, pemerintah menyediakan dana sebesar Rp7,5 juta per orang yang diharapkan dapat membantu mengurangi biaya kuliah sekaligus meningkatkan semangat belajar para pelajar. Dalam kesempatan tersebut, Sugianto juga memberikan motivasi kepada mahasiswa agar terus giat belajar. Ia membagikan cerita tentang pengalaman pribadi hidupnya di Kuala Kuayan, menyampaikan bagaimana perjuangan dan doa orang tua membantunya melewati masa sulit, hingga akhirnya dipercaya menjadi gubernur. Gubernur menekankan pentingnya selalu menghargai dan berbakti kepada orang tua. "Jika ingin selamat di dunia dan akhirat, sayangi orang tua. Dengan demikian, Insya Allah akan mendapatkan ridho dari mereka dan juga dari Allah SWT," pesannya dengan tegas. Dengan ini, diharapkan para mahasiswa tidak hanya memperoleh dukungan bahan pokok, tetapi juga inspirasi dalam perjalanan pendidikan mereka. ANTARA