GORONTALO –
**Borneonews - Gorontalo**, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Gorontalo telah menjalin kerjasama dengan desainer *Wastra Nasional*, Didiet Maulana, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas produk karawo. Langkah ini diambil sejalan dengan upaya kolaborasi yang melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Bank Indonesia, dan PT Bank Mandiri. Ketua Dekranasda Provinsi Gorontalo, Djoewiati Kentjana Soebrata, menyatakan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk memperdayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Gorontalo melalui survei dan pelatihan langsung di lapangan. Dalam aktivitas tersebut, mereka mengunjungi beberapa perajin karawo seperti Karawo Brand’s By Te Thuna, Sumber Usaha Karawo, dan kelompok perajin karawo Nirwana. Djoewiati menjelaskan bahwa kerjasama ini bertujuan untuk membantu perajin karawo dalam meningkatkan kualitas serta kuantitas produk mereka agar lebih berdaya saing di pasar. Selain itu, ia berkomitmen untuk melaksanakan pelatihan lanjutan bagi para perajin di masa depan. "Saya selalu mendukung pelatihan, baik dari aspek sulaman maupun manajemennya. Kami juga memiliki sejumlah proyek dari Dekranasda yang mungkin akan dilaksanakan pada akhir bulan ini atau bulan depan," ujarnya. Didiet Maulana menekankan bahwa terdapat banyak aspek yang perlu dikembangkan, termasuk motif dan simbol lokal yang digunakan dalam produk karawo. Ia juga mengamati semangat dan optimisme yang ditunjukkan oleh para perajin dalam menciptakan karya-karya mereka. "Kami akan merancang program berdasarkan kebutuhan yang ada dan menentukan langkah-langkah untuk pemasaran yang dapat diimplementasikan oleh para perajin di wilayah ini," tambah Didiet. Dia juga mencatat bahwa harga produk yang ditawarkan oleh para perajin cukup kompetitif. Hal ini disebabkan oleh proses pembuatan yang memerlukan waktu dan kesulitan tertentu. Dengan kolaborasi ini, diharapkan kualitas dan daya tarik produk karawo semakin meningkat di pasar lokal maupun nasional. ANTARA