MAKASSAR –
**Borneonews - Mamuju**, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) berhasil mencapai realisasi investasi yang cukup signifikan, yakni senilai Rp1,775 triliun pada triwulan kedua 2024. Angka ini menunjukkan peningkatan yang impresif, hampir dua kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu yang tercatat hanya Rp859 miliar. Penjabat Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin, mengungkapkan bahwa peningkatan investasi sebesar Rp916 miliar ini menjadi capaian yang mengesankan bagi daerah tersebut. Data mengenai realisasi investasi ini diperoleh melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), yang bertanggung jawab dalam pengelolaan izin usaha di provinsi tersebut. Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bahtiar menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulbar melalui DPMPTSP telah berhasil melayani sebanyak 990 permohonan izin dalam 14 sektor layanan perizinan. Selain itu, terdapat juga 76 layanan publik non-perizinan yang diberikan dalam 12 sektor yang berbeda. Dengan pencapaian ini, Gubernur berharap agar realisasi investasi dapat terus berkembang ke depannya. Ia optimis, hal ini akan berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sulbar yang diharapkan mencapai angka 5,24 persen tahun ini. Pemprov Sulbar telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk menarik lebih banyak investasi, seperti pengembangan komoditas pertanian, perkebunan, dan kehutanan. Gubernur menambahkan bahwa berbagai komoditas, seperti sukun, pisang, kopi, dan kakao, telah disiapkan untuk menarik minat investor. Selain itu, upaya pembangunan infrastruktur jalan juga tengah dilakukan. Infrastruktur ini bertujuan untuk menghubungkan wilayah pegunungan dengan pesisir, sehingga mempermudah mobilisasi hasil dari pertanian, perkebunan, serta kehutanan. Tidak hanya itu, evaluasi terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Sulbar juga menjadi perhatian utama, agar kinerjanya dapat ditingkatkan. Dengan meningkatkan efektivitas BUMD, diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap peningkatan investasi dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sulawesi Barat. ANTARA