SURABAYA –
**Borneonews - Bangkalan** Pemerintah Kabupaten Bangkalan di Jawa Timur berkomitmen untuk mempermudah proses investasi bagi para pemodal dengan meluncurkan dokumen bernama *Bang-Ipro* (Bangkalan Investment Project Ready to Offer). Peluncuran dokumen ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi investor yang ingin menanamkan modal mereka di daerah tersebut. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bangkalan, Rizal Moris, menyatakan bahwa dokumen *Bang-Ipro* berfungsi sebagai penawaran investasi yang siap untuk dipresentasikan kepada para investor. Dokumen ini juga berfungsi sebagai acuan dalam melakukan permohonan investasi di wilayah ini. "Dokumen ini menyajikan sejumlah informasi penting mengenai investasi di Kabupaten Bangkalan," ungkapnya. Beberapa informasi yang tercantum di dalamnya mencakup latar belakang yang komprehensif tentang peluang investasi, identifikasi potensi investasi, serta sumber daya ekonomi yang ada di daerah tersebut. Selain itu, dokumen ini juga mencakup konsep penataan dan pengembangan kawasan wisata. Rizal menjelaskan, dengan hadirnya dokumen *Bang-Ipro*, investor dapat menggunakan informasi tersebut sebagai pedoman dalam pengambilan keputusan investasi mereka. Melalui dokumen ini, disajikan pula usulan tindak lanjut, strategi, rekomendasi program dan kebijakan, serta insentif yang ditujukan kepada Kementerian dan Lembaga terkait. "Sehingga, dengan cara ini, para investor akan memiliki pandangan yang lebih jelas mengenai potensi dasar yang dimiliki Kabupaten Bangkalan," lanjutnya. Rizal menekankan bahwa dokumen *Bang-Ipro* tidak hanya bertujuan untuk mempromosikan potensi investasi, tetapi juga sebagai panduan bagi investor untuk menemukan proyek-proyek investasi yang menjanjikan di Kabupaten Bangkalan. Dalam dokumen tersebut, informasi mengenai industri kemaritiman juga dicantumkan, selain potensi wisata yang dapat dikembangkan di kabupaten ini. Rizal menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bangkalan telah merumuskan regulasi yang mendukung untuk mempermudah para investor. "Dalam hal keamanan, kami sudah berkoordinasi dengan Polres Bangkalan. Institusi tersebut berkomitmen untuk berperan aktif dalam menciptakan suasana yang aman bagi para investor," tegasnya. Dengan kolaborasi lintas sektor ini, Rizal optimis bahwa kepercayaan investor untuk berinvestasi di Kabupaten Bangkalan akan meningkat. Lebih lanjut, Rizal membeberkan bahwa nilai investasi di Kabupaten Bangkalan pada tahun 2022 telah mencapai Rp570,2 miliar. Namun, angka tersebut mengalami penurunan pada tahun 2023 menjadi sekitar Rp105 miliar. "Kami percaya, dengan dukungan dokumen *Bang-Ipro* serta jaminan kemudahan dan keamanan bagi investor, nilai investasi pada tahun 2024 akan kembali menunjukkan pertumbuhan yang positif," ujarnya. ANTARA