BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sejumlah pengunjung Karokeku mengeluhkan mahalnya harga yang dijual di tempat kasir tersebut. Makanan ringan serta minuman dalam kemasan dan botol dijual kewajaran.
Seperti satu botol air mineral, di toko-toko biasa, minuman tersebut dijual Rp3.000 sampai Rp4.000 per botol. Sementara di Karokeku dijual dengan harga Rp10 ribu. Selain air mineral, juga minuman lainnya dijual dengan harga sangat tinggi.
Tingginya harga makanan dan minuman tersebut kadang menjadi jebakan kepada pengunjungnya. Pasalnya, pihak Karokeku tak memberikan label atau daftar harga kepada setiap makanan dan minuman yang dijualnya.
"Saya beli Milo yang kemasan, masak harganya Rp24 ribu. Padahal di luar hanya Rp6 ribu. Saya kira harganya normal saja karena tidak ada daftarnya, saya pesan langsung bayar lupa nggak nanya. Pas bayar harganya mahal," kata Dede, yang mengaku mengunjungi tempat karoke keluarga tersebut untuk hiburan bersama anak dan istrinya, Kamis (21/7/2016)
Ia menyayangkan, pemilik tempat karoke keluarga tersebut, makanan dan minuman yang dijual di sana seperti menjebak para pengunjung.
"Aneh lah kenapa bisa mahal-mahal gitu harganya, gak ada daftarnya juga sebagai informasi," katanya.
Dia meminta pemilik Karokeku menjual makanan dan minuman dengan harga wajar. Karena pengunjung sering terkecoh dengan langsung memesan tanpa menanyakan harganya terlebih dahulu. Saat pembayaran, harganya mencekik kantong pengunjung.
"Jualan tuh yang wajarlah, ditambah gak ada daftar harganya. Seperti menjebak untuk mencari keuntungan," pintanya.
Sri, warga Kelurahan Baru Pangkalan Bun juga sempat mengalami hal yang sama. Saat ia dan keempat rekannya membeli minuman teh dalam botol. rupanya harga yang ia dapatkan Rp17.000 per botol.
"Memang mahal di sana tuh, mending bawa dari luar ja. Tapi gak enak juga karena dilarang membawa makanan dan minuman dari luar," kata dia.
Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait harga makanan dan minuman yang dipatok sangat mahal, seorang karyawati Karokeku Riska mengakui jika harganya dipatok sangat tinggi. Sebab, pajak yang ditanggung pemilik juga tinggi.
"Ini karena pajak ya juga tinggi, Mas, 20 persen," kata dia.
Kenapa tak diinformasikan harganya, ia mengaku tak tau karena hal tersebut kewenangan pemilik Karokeku.
"Nah, kalau itu saya gak tahu. Tetapi biasanya yang mau beli itu suka nanya harganya dulu," kata dia.
Ia menunjukan kepada Borneonews, rak pendingin yang dipakai sebagai tempat menyimpan minuman yang dijual. Ia menerangkan harga air mineral hingga minuman bersoda.
"Air mineral ini harganya Rp10 Ribu, kalau yang ini Rp17 ribu," tunjuknya.
Sementara itu Kepala Bidang Perlindungan Disperindag Kobar, Wahyu Widyastuti tak merespon saat diminta konfirmasi terkait hal itu. (CECEP HERDI/m))








