JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Berita mengenai berbagai kejadian kriminal yang terjadi di Jakarta, khususnya di wilayah Pasar Minggu, menjadi sorotan utama. Dalam beberapa laporan terkini, terungkap dua insiden serius yang melibatkan kekerasan serta ancaman terhadap petugas keamanan. Berikut ini adalah ringkasan dari peristiwa yang terjadi. Salah satu peristiwa yang menghebohkan adalah penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seorang istri berinisial FF di tangan suaminya, AS. Kejadian tersebut berlangsung di Jalan Sepat RT 08/02, Kelurahan Kebagusan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta telah mengambil langkah untuk memberikan pendampingan psikologis kepada anak korban yang berusia tiga tahun. Anak tersebut saat ini berada di bawah perawatan neneknya, dan dukungan ini diharapkan dapat membantu mengatasi trauma yang dialaminya akibat kejadian tragis ini. Motif di balik tindakan kekerasan yang dilakukan oleh AS terhadap istrinya terungkap oleh pihak kepolisian. Melalui keterangan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Gogo Galesung, pria tersebut merasa cemburu setelah mengetahui dari anaknya bahwa istrinya terlibat dalam hubungan perselingkuhan. Hal ini memicu kemarahan AS hingga berujung pada tindakan penusukan yang merenggut nyawa istrinya. Selain itu, insiden lain yang tidak kalah mencengangkan adalah penangkapan seorang pria berinisial DSM, yang berusia 43 tahun dan merupakan warga Bekasi. Ia ditangkap setelah melakukan ancaman terhadap anggota Bhabinkamtibmas (Binmas) dengan menggunakan senjata tajam jenis badik. Pengancaman ini terjadi di Jalan Kayu Putih, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur. Kapolsek Pulogadung, Kompol Suroto, mengungkapkan bahwa peristiwa ini terjadi pada Kamis (5/9), dan tindakan tegas diambil oleh petugas kepolisian untuk menanggulangi perilaku yang dapat mengganggu ketertiban umum. Peristiwa-peristiwa ini menunjukkan betapa pentingnya peran lembaga keamanan dan dukungan sosial dalam menghadapi masalah kekerasan domestik dan ancaman terhadap petugas. Penanganan yang tepat diharapkan dapat mencegah tindakan serupa dan memberikan keadilan bagi korban. ANTARA