**Borneonews - Nusantara**, Kantor Komunikasi Kepresidenan Republik Indonesia yang baru saja terbentuk tiga pekan yang lalu, telah melaksanakan survei lahan di kawasan Ibu Kota Nusantara (*IKN*). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk segera memulai pembangunan kantor bagi lembaga tersebut, sehingga para pejabat dan staf dapat mengikuti proses pemindahan ke IKN bersama kementerian dan lembaga pemerintah lainnya.
Menurut Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, survei lahan telah dilakukan pada siang hingga sore hari. Timnya telah mengeksplorasi beberapa lokasi yang dinilai sesuai untuk pembangunan kantor. Namun, untuk menentukan lokasi yang paling tepat, pihaknya akan melakukan pematangan rencana sebelum mengajukan usulan secara resmi.
Selama melakukan survei lahan, Hasan dan rombongannya juga mengunjungi beberapa tempat penting di IKN, seperti Istana Presiden, kawasan inti pusat pemerintahan (*KIPP*), waduk, serta hunian untuk Aparatur Sipil Negara (*ASN*). Kegiatan ini dilakukan seiring tingginya ketertarikan media terhadap perkembangan IKN, termasuk pertanyaan mengenai waktu pemindahan ASN dan pembangunan kantor komunikasi.
Hasan Nasbi mengungkapkan, awalnya ia memiliki pandangan yang berbeda tentang IKN. Namun, setelah mengalami langsung keadaan di lapangan, ia merasa terkesan oleh kemajuan pembangunan IKN, terutama dengan adanya Istana Presiden yang menjulang serta adanya hotel-hotel yang dikelola pihak swasta dan sudah beroperasi dengan baik. Ia optimis bahwa perkembangan tersebut akan menarik lebih banyak investasi swasta ke IKN di masa depan.
Mengenai tugas dan fungsi dari kantor yang dipimpinnya, Hasan menjelaskan bahwa Kantor Komunikasi Kepresidenan berperan sebagai perantara komunikasi antara Presiden dan publik. Ini mencakup penyampaian informasi terkait kebijakan Presiden, program-program pemerintah, dan berbagai informasi lainnya.
Inti dari tugas kami adalah menjembatani komunikasi, karena tidak mungkin setiap hari rekan-rekan media dapat bertemu dengan Presiden. Meskipun ada beberapa pertanyaan yang mungkin tidak dapat kami jawab, seperti isu-isu politik tertentu yang masih belum jelas atau hal-hal yang harus disampaikan langsung oleh Presiden, imbuhnya.
Pelantikan Hasan Nasbi oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 19 Agustus yang lalu merupakan pelantikan untuk sisa masa jabatan 2019-2024. Sejak saat itu, ia dan timnya segera melakukan langkah-langkah awal, antara lain mempersiapkan pendirian kantor serta penyusunan organisasi.
Ke depannya, setelah pelantikan Presiden yang baru, Prabowo, Hasan mengatakan bahwa mereka akan bergerak untuk mengawal delapan misi dan 17 program, termasuk program makan siang dan susu gratis di sekolah serta pesantren, dan bantuan gizi untuk anak balita serta ibu hamil.
Usai survei lahan untuk pembangunan kantornya, Hasan Nasbi bersama tim melanjutkan kunjungan ke Command Center, ruang kerja *LKBN Antara*, *RRI*, dan *TVRI* yang terletak di kawasan Hunian Pekerja Konstruksi (*HPK*) IKN.
ANTARA
Survei Lahan Kantor Komunikasi Kepresidenan di IKN Nusantara
Bagikan:

SAMARINDA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Komentar (0)
Memuat komentar…







