BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyiapkan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).
Program ini merupakan bantuan pemasangan baru listrik secara gratis untuk masyarakat tidak mampu di Kalteng. BPBL menjadi salah satu upaya mewujudkan target Rasio Elektrifikasi 100 persen pada tahun 2024.
Jika memang bisa terwujud langkah ini, lebih cepat dari target yang dicanangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalteng 2021-2026.
"Program BPBL adalah program strategis Provinsi Kalteng, yang merupakan gagasan Gubernur dan Wakil Gubernur melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalteng," kata Kepala Dinas ESDM Kalteng, Vent Christway.
Adapun data terbaru yang dihimpun Rasio Desa Berlistrik sebesar kurang lebih 87,52 persen atau sekitar 370 desa dari 1.571 desa yang ada di Kalimantan Tengah belum mendapatkan akses listrik dari pemerintah.
--page
Kemudian Rasio Elektrifikasi sebesar kurang lebih 94,14 persen artinya kurang lebih 47.416 keluarga yang belum mendapatkan akses listrik di seluruh wilayah Kalteng. (HERMAWAN DP/j)









