JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Kontingen Jawa Timur (Jatim) berhasil meraih dua medali emas pada cabang olahraga balap sepeda kategori *mountain bike* (MTB) di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh-Sumatera Utara. Keberhasilan tersebut dicapai melalui nomor *cross country team relay* dan *cross country olympic* putra. Sementara itu, Kontingen Bali mencatatkan sejarah dengan meraih medali emas pertamanya melalui nomor *cross country olympic* putri. Pada perlombaan *cross country olympic* putra yang diadakan di Taman Hutan Raya Bukit Barisan, Karo, pada hari Jumat, 6 September, pembalap Jatim, Feri Yudoyono, menunjukkan performa luar biasa. Ia menuntaskan enam lap balapan dengan catatan waktu 1 jam 15 menit 00,59 detik. Capaian ini membuatnya unggul jauh dari pembalap asal Jawa Barat, Muhammad Dankin, yang meraih medali perak dengan waktu 1:19:04,179. Jatim juga berhasil meraih medali perunggu melalui Adrian Kurniawan, yang menyelesaikan balapan dengan waktu 1:21:12,530. Sugeng Tri Hartono, kepala bidang prestasi Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Jatim, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. "Alhamdulillah kami bisa menambah medali emas lewat nomor *cross country olympic*. Kami benar-benar bersyukur karena juga mendapatkan perunggu," ujarnya dalam keterangan resmi. Dengan tambahan dua medali emas ini, JATIM telah mengumpulkan total dua emas di cabang balap sepeda MTB pada PON kali ini. Sebelumnya, medali emas pertama mereka diraih pada nomor *cross country team relay* sehari sebelumnya, di mana tim Jatim berhasil menyalip tim Jawa Barat pada lap terakhir. Tim Jatim menunjukkan semangat juang yang tinggi, meskipun sempat tertinggal oleh tim Jawa Barat di pertengahan perlombaan. Pembalap kedua Jatim, Elvia Tri Wulandari, sempat tertinggal jauh dari Novia Dwi Sapitri, pembalap kedua Jawa Barat. Adrian Kurniawan, pembalap ketiga Jatim, memulai perlombaan dengan selisih waktu satu menit 30 detik dari pembalap ketiga Jawa Barat, Mohammad Rafly Fadillah. Namun, kejutan terjadi saat para pembalap Jatim berhasil menyalip lawan mereka di akhir perlombaan. Tim Jatim menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 42:55,647 menit, sementara Jawa Barat dan Bali mengikuti di posisi kedua dan ketiga dengan waktu 44:00,542 menit dan 44:33,260 menit, berturut-turut. Di kategori *cross country olympic* putri, Kontingen Bali akhirnya meraih medali emas pertama mereka pada ajang PON XXI. Pembalap Sayu Bella Sukma Dewi tampil gemilang dengan menuntaskan balapan selama lima lap dengan waktu 1:15:44,808. Rekan satu timnya, Ida Ayu Manik Laksmi Dewi, harus puas meraih medali perak dengan catatan waktu 1:26:41,427. Medali perunggu pada kategori ini diraih oleh Sofi Intan Fajrian dari Sumatera Selatan dengan waktu 1:27:20,470. Maryoto Subekti, sebagai Chef de Mission (CdM) Kontingen Bali, menyatakan rasa syukurnya atas pencapaian ini. "Harapan kami, emas pertama akan datang dari cabang kriket, tetapi ternyata di luar dugaan, emas pertama kami justru didapatkan dari balap sepeda MTB. Tentu ini sesuatu yang sangat positif bagi kami," ungkapnya. Ia juga berharap pencapaian ini dapat memotivasi atlet-atlet Bali lainnya untuk terus berupaya menambah koleksi medali emas di event PON XXI Aceh-Sumatera Utara. "Semoga prestasi ini bisa memberikan dorongan semangat bagi para atlet Bali lainnya untuk berprestasi dan meraih emas," tambahnya. ANTARA