JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, CEO Indodax, Oscar Darmawan, mengungkapkan bahwa ada potensi bagi *Bitcoin* (BTC) untuk melampaui ekspektasi pasar dalam periode bulan September 2024. Pendapat ini muncul di tengah tren penurunan yang dialami oleh aset kripto tersebut dari tahun ke tahun. Oscar menekankan bahwa kondisi saat ini tidak dapat dibandingkan dengan periode sebelumnya. Terlihat adanya peningkatan aktivitas di kalangan pelaku pasar yang menunjukkan rasa percaya yang tinggi terhadap prospek dari *Bitcoin* ke depan. Dengan demikian, ia berpendapat bahwa siklus pasar bearish kali ini nampaknya bersifat sementara. “Pasar kripto sangat dinamis. Kita perlu mempersiapkan diri untuk mengatasi fluktuasi dalam jangka pendek. Akan tetapi, berdasarkan sejarah, setelah masa bearish, sering kali terdapat potensi pemulihan yang cukup signifikan,” ujar Oscar dalam keterangan resmi yang dirilis di Jakarta, pada hari Sabtu. Ia menambahkan bahwa perubahan harga yang terjadi bisa membuka peluang bagi mereka yang memahami cara beradaptasi dengan kondisi pasar. Oleh karena itu, ia mengingatkan para investor agar tetap tenang dan menggunakan pendekatan yang strategis saat melakukan investasi. Salah satu hal penting yang dicatat oleh Oscar adalah kewaspadaan. Ia mengingatkan investor agar tidak terbawa emosi di tengah dinamika yang ada dalam jangka pendek. “Adopsi jangka panjang terhadap *Bitcoin* dan teknologi *blockchain* terus menunjukkan tren positif, memberikan alasan kuat bagi investor untuk berkomitmen pada strategi investasi mereka,” jelasnya. Indodax juga mendorong para investor untuk menerapkan strategi-investasi yang lebih aman, misalnya melalui *Dollar Cost Averaging* (DCA). DCA adalah pendekatan di mana investor melakukan investasi secara rutin dengan jumlah tetap, tanpa terpengaruh oleh fluktuasi harga yang ada. Dengan menerapkan strategi ini, diharapkan para pengguna dapat membuat keputusan investasi yang lebih baik dan terhindar dari pengaruh emosional saat terjadi perubahan drastis di pasar. Julio Moreno, Kepala Penelitian di CryptoQuant, memprediksi akan ada potensi koreksi lanjutan jika BTC jatuh di bawah level krusial sebesar 56.000 dolar AS. Penurunan tersebut bisa jadi merupakan kesempatan bagi investor yang menunggu harga lebih rendah untuk masuk ke pasar. Kendati bulan September kerap kali menghadirkan tekanan bagi *Bitcoin*, Julio menilai bahwa keadaan pasar saat ini memberikan harapan baru. Peningkatan aktivitas dari para investor besar serta tren data on-chain yang lebih positif menunjukkan bahwa *Bitcoin* memiliki kemungkinan untuk mematahkan pola penurunan yang terjadi secara historis. “Faktor eksternal, seperti rencana pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve AS, juga dapat menjadi penggerak positif yang mendorong momentum pasar kripto bulan ini,” tambahnya. ANTARA