JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Bakal calon gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan komitmennya untuk menciptakan ruang kreatif yang dapat dimanfaatkan oleh generasi muda. Inisiatif ini bertujuan agar anak-anak muda lebih banyak menghabiskan waktu dalam kegiatan yang positif dan menjauhkan diri dari pengaruh narkoba. Pramono mengungkapkan pentingnya menyediakan tempat yang aman dan kreatif bagi generasi muda. "Penting untuk memiliki ruang yang benar-benar bebas dari narkoba yang bisa menampung anak-anak muda," imbuhnya saat berinteraksi dengan pemuda di kawasan Kemang, Jakarta, baru-baru ini. Ia mencatat bahwa potensi dan bakat yang dimiliki anak muda saat ini sangat besar dan berkembang pesat. Oleh karena itu, mereka perlu mendapatkan pengarahan agar bisa meningkatkan kreativitas mereka. Pramono juga menyadari bahwa Jakarta telah memiliki beberapa fasilitas kreatif yang dibangun oleh pemimpin sebelumnya seperti Fauzi Bowo, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan Anies Baswedan. Pramono mengapresiasi usulan dari para pemuda mengenai kebutuhan ruang yang dapat mendukung bakat mereka, baik dalam bidang olahraga maupun seni. Namun, ia mengingatkan kepada anak muda untuk tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba, yang dapat merusak masa depan mereka. "Saya ingin menekankan bahwa berpacaran itu diperbolehkan, tetapi yang tidak boleh adalah narkoba," tegasnya. Pasangan Pramono Anung dan Rano Karno merupakan salah satu dari tiga pasangan calon yang dapat bertarung dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI 2024. Dua pasangan lainnya adalah RK-Suswono dan pasangan independen Dharma Pongrekun dan Kun Wardana. Ketiga pasangan calon ini telah resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta. Pasangan Pramono-Rano mendapatkan dukungan dari partai PDI Perjuangan dan Partai Hanura, sementara RK-Suswono digadang-gadang didukung oleh koalisi besar yang terdiri dari berbagai partai, seperti Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, PSI, PKB, NasDem, PPP, dan Perindo. Mereka juga mendapat dukungan dari partai non-parlemen termasuk Partai Gelora, Partai Garuda, Partai Bulan Bintang, PRIMA, dan Partai Kebangkitan Nusantara. Pilkada untuk memilih gubernur, bupati, dan wali kota akan dilangsungkan secara serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 27 November 2024. ANTARA