JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Bakal calon gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan pentingnya gubernur yang terpilih untuk merencanakan pengembangan *Mass Rapid Transit* (MRT) yang menghubungkan Ancol dengan Jakarta International Stadium (JIS). Hal ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi warga Jakarta yang menggunakan transportasi umum di area tersebut. Pramono menekankan bahwa siapapun yang menjabat sebagai gubernur di masa depan memiliki tanggung jawab untuk mengintegrasikan jalur MRT dari Ancol sampai ke JIS. Dalam pernyataannya di kawasan Kemang, Jakarta, dia mengungkapkan, "Maka siapapun yang menjadi gubernur nanti harus menyambungkan MRT ujung di Ancol ke JIS." Lebih lanjut, Pramono menjelaskan bahwa proyek pembangunan MRT ini sejalan dengan visi Jakarta untuk berkembang menjadi kota modern yang setara dengan kota-kota besar di dunia. Dia berharap, gubernur yang akan datang memiliki komitmen untuk mempelajari pengalaman dari kota-kota internasional yang telah berhasil menyediakan sistem transportasi publik yang efektif. "Transportasi umum publik pasti itu sudah ada, itu yang akan kita lakukan ya," tambahnya. Pramono juga mengingatkan bahwa infrastruktur JIS saat ini belum memadai untuk menampung lebih dari 40 ribu penonton dalam sebuah pertandingan sepak bola. Selain fungsi olahraga, JIS juga sering digunakan sebagai tempat konser, salah satunya adalah penampilan grup musik Dewa 19 yang menarik banyak penggemar. "Konser Dewa pada waktu itu kan orang dua jam jalan kaki baru bisa bertemu dengan angkutan umum ataupun mobil," ungkapnya lagi, mengisyaratkan pentingnya aksesibilitas transportasi bagi pengunjung. Pramono Anung berpasangan dengan Rano Karno sebagai salah satu dari tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024. Pasangan lain yang turut berkompetisi adalah RK-Suswono dan paslon independen Dharma Pongrekun-Kun Wardana. Ketiga pasangan calon ini telah mendaftarkan diri secara resmi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta. Pilkada yang akan datang untuk memilih gubernur, bupati, dan wali kota dijadwalkan akan berlangsung secara serentak di seluruh daerah pada tanggal 27 November 2024. ANTARA