**Borneonews - Jakarta Utara**, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Universitas Pertahanan (Unhan) melaksanakan kegiatan pengumpulan sampah di kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.
Dalam acara tersebut, Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kolaborasi yang telah terjalin, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas lingkungan di area Pluit.
"Terima kasih kepada semua pihak, terutama Unhan yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini," ujar Heru saat mendampingi pembukaan Pekan Gerebek Sampah yang diadakan di kawasan Rumah Apung, Muara Angke, pada hari Sabtu.
Heru menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta selalu membuka peluang untuk berkolaborasi dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang bukan hanya nyaman untuk dihuni, tetapi juga memiliki lingkungan yang terjaga dan perekonomian yang berkembang. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan ini, Heru yang didampingi oleh Rektor Unhan, Letjen TNI Jonni Mahroza, menjelaskan bahwa kolaborasi kali ini meliputi pengerukan sedimen untuk meningkatkan kedalaman area labuh kapal, upaya pembersihan sampah, serta penanaman pohon.
Kawasan Muara Angke, yang merupakan daerah pesisir Jakarta, mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan. Wilayah ini sangat rentan terhadap banjir, yang disebabkan oleh penumpukan sampah yang terbawa dari sungai serta intrusi air laut.
Untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat, sudah ada penataan hunian berupa rumah apung, serta penyediaan air bersih oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia. Gubernur juga menekankan bahwa penataan ini akan terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kemhan di area permukiman.
Kegiatan tersebut mencakup juga pengerukan sedimen dan penanaman pohon di lahan yang luasnya sekitar 6.000 meter persegi. "Penanaman pohon bertujuan tidak hanya untuk memperindah kawasan, tetapi juga sebagai upaya konservasi yang dapat mengurangi abrasi, sambil tetap berkontribusi pada produksi," tambahnya.
Jenis pohon yang akan ditanam terdiri dari 1.000 pohon pelindung, 25 pohon kelapa, dan 25 pohon sukun. Proses penanaman ini direncanakan akan berlangsung secara bertahap hingga 9 September 2024.
Pemilihan spesies pohon dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik lokasi dan keunggulannya, seperti ketahanannya terhadap salinitas, kapasitas menyimpan air saat musim hujan, serta kemampuannya dalam mencegah longsor akibat gelombang laut.
Selain aktivitas penanaman pohon, dalam acara tersebut juga dibagikan 300 paket sembako yang berisi beras kemasan lima kilogram dan mie instan.
Rektor Unhan, Letjen TNI Jonni Mahroza, menyambut positif kerja sama ini karena dianggap sebagai langkah awal menuju perbaikan lingkungan, khususnya di kawasan Muara Angke. Ia menegaskan bahwa hal ini dapat menjadi contoh sukses kolaborasi yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah pesisir.
"Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, berkat sinergi ini kita dapat mewujudkan kawasan yang lebih sehat bagi warga serta meningkatkan taraf hidup mereka," ungkap Jonni.
Dengan adanya sinergi ini, diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk berbagai kegiatan lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat. Sebelumnya, kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dan Kemhan RI juga telah dilakukan dalam bentuk bimbingan teknis untuk budidaya pertanian dan perikanan, serta pembuatan bibit tanaman bagi anggota TNI yang berkebutuhan khusus.
Acara Pekan Gerebek Sampah juga dihadiri oleh Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekda Provinsi DKI Jakarta, Afan Adriansyah, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Asep Kuswanto. Selain itu, hadir juga Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta, Ika Agustin.
ANTARA
Pemerintah DKI Jakarta dan Unhan Gelar Gerebek Sampah di Pluit
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla di Belakang SMKN 3 Kuala Kapuas Merembet ke Bangunan Warga
Tokoh Lintas Agama Ingatkan Pentingnya Huma Betang dan Kerukunan di Kalteng
Kabinda Kalteng Ajak Tokoh Agama Edukasi Masyarakat Bijak Bermedia Sosial
Hari Santri Nasional Momentum Perkuat Komitmen Cetak Generasi Emas
Polda Kalteng Lakukan Penanaman Pohon di Bekas Lokasi Karhutla, Wujudkan Green Policing
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
Komentar (0)
Memuat komentar…







