**Borneonews - Solok, Sumatera Barat**, Pemerintah Kabupaten Solok, yang terletak di Sumatera Barat, mengadakan rapat pleno sebagai bagian dari persiapan deklarasi untuk mewujudkan Kabupaten yang bebas dari praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS) pada tahun 2024. Rapat ini diadakan sebagai langkah strategis untuk melanjutkan upaya meningkatkan kesehatan masyarakat serta kualitas lingkungan di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok, Zulhendri, menyampaikan bahwa upaya menuju bebas BABS sudah dimulai satu tahun yang lalu. Dalam kurun waktu tersebut, Pemkab Solok telah berhasil melaksanakan program ini secara konsisten dan rutin. Sejauh ini, kegiatan tersebut telah selesai dilaksanakan di 74 nagari yang berada di seluruh Kabupaten Solok.
Zulhendri menjelaskan bahwa tujuan dari deklarasi ini adalah untuk memutus mata rantai penyebaran penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang berasal dari limbah. Ia berharap, melalui deklarasi yang akan dilaksanakan, akan muncul semangat kerjasama untuk meningkatkan tingkat kebersihan di setiap nagari di Kabupaten Solok.
Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, Rosmadeli, juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mewujudkan tujuan tersebut. Menurutnya, proses untuk mencapai kondisi bebas BABS bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak untuk mencapai target *Open Defecation Free* (ODF) sebesar 100 persen.
Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh tim Dinas Kesehatan Kabupaten Solok dan tim dari Provinsi Sumbar yang telah berkontribusi secara aktif dalam pelaksanaan program ini. Dia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan yang memadai merupakan bagian penting dari upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Medison mengajak semua pihak, termasuk pemerintahan kabupaten, kecamatan, nagari, dan puskesmas, untuk bersama-sama menjadikan momen deklarasi ini sebagai komitmen kolektif. Ia berharap, semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau dinas terkait dapat menindaklanjuti kegiatan ini dengan baik dan maksimal dalam rangka mencapai tujuan setop BABS di Kabupaten Solok.
Dengan adanya dukungan dan kerjasama dari semua elemen, diharapkan Kabupaten Solok bisa menjadi contoh dalam menjaga kesehatan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.
ANTARA
Pemkab Solok Siap Deklarasikan Kabupaten Bebas BABS 2024
Bagikan:

PADANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Hari Santri Nasional Momentum Perkuat Komitmen Cetak Generasi Emas
Polda Kalteng Lakukan Penanaman Pohon di Bekas Lokasi Karhutla, Wujudkan Green Policing
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Komentar (0)
Memuat komentar…







