JAKARTA –
**Borneonews - Deli Serdang, Sumatera Utara**, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PB PBI), Agus Muhammad Bahron, mengungkapkan bahwa Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara merupakan bagian integral dari program jangka panjang yang dirancang oleh pengurus. Program ini bertujuan untuk melakukan regenerasi serta menjaring atlet-atlet berbakat yang potensial. Agus menjelaskan bahwa cabang olahraga boling sebelumnya tidak berpartisipasi dalam PON edisi Papua XX. Oleh karena itu, PB PBI bertekad untuk memastikan bahwa pengalaman tersebut tidak terulang kembali dalam event kali ini. "PON ini menjadi kesempatan bagi kami untuk mengenali dan mengeksplorasi potensi para atlet yang dapat kami bawa ke *event* internasional seperti SEA Games dan Asian Games," jelas Bahron saat diwawancarai di GOR Hj Rayati Syafrin, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada hari yang sama. Lebih jauh, ia menekankan bahwa ajang ini berfungsi sebagai platform untuk menganalisis perkembangan atlet di berbagai daerah. Hal ini penting agar proses regenerasi berlangsung secara berkesinambungan. "Atlet yang terpilih dari setiap daerah akan dikirim ke pemusatan latihan nasional (pelatnas) untuk mengikuti pelatihan yang intensif di bawah bimbingan tim pelatih kami," tambahnya. Sehubungan dengan hal ini, Agus menghimbau kepada semua atlet yang berkompetisi dalam PON tahun ini agar memanfaatkan kesempatan yang ada dengan menampilkan performa terbaik mereka. Ia juga menyoroti bahwa GOR Hj Rayati Syafrin merupakan fasilitas yang baru dibangun oleh pemerintah untuk mendukung pengembangan olahraga boling di Tanah Air. Pada PON XXI Aceh-Sumatera Utara yang berlangsung sejak 7 hingga 19 September ini, sebanyak 92 peboling dari 10 provinsi akan bersaing untuk meraih gelar juara di cabang olahraga boling. Sepuluh provinsi tersebut mencakup tuan rumah Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Riau, Kalimantan Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, serta Banten. Pada hari pertama babak penyisihan yang berlangsung pada Sabtu, 7 September, pertandingan dimulai dengan nomor tunggal putri yang diikuti oleh 30 atlet. Pertandingan dibagi menjadi dua grup, yaitu grup 1 dan grup 2. Babak penyisihan ini diharapkan dapat berjalan hingga sore hari. ANTARA