JAKARTA –
**Borneonews - Nusantara, Kalimantan Timur**, Kantor Komunikasi Presiden yang baru terbentuk telah memulai kegiatan survei lahan di Ibu Kota Nusantara, Indonesia, untuk pembangunan kantor mereka, bersamaan dengan kementerian dan lembaga lainnya. Ketua Kantor Komunikasi Presiden, Hasan Nasbi, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi sejumlah lokasi yang potensial di IKN. Namun, sebelum mengambil keputusan, pihaknya akan memastikan terlebih dahulu kesesuaian lokasi yang dipilih dan kemudian mengajukan proposal terkait rencana tersebut. Dalam kegiatan survei lokasi yang direncanakan untuk pembangunan kantor, Nasbi beserta rombongan mengunjungi beberapa titik penting di IKN. Kunjungan tersebut mencakup lokasi seperti Istana Kepresidenan, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), dan juga lokasi seperti waduk serta tempat perumahan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Ketika ditanya mengenai peran dan fungsi dari kantor baru ini, Nasbi menjelaskan bahwa lembaganya bertugas menjembatani komunikasi antara presiden dan masyarakat. Ia menekankan pentingnya menyampaikan informasi terkait kebijakan presiden, program-program yang sedang berjalan, serta hal-hal lainnya kepada publik. "Kami berperan sebagai penghubung. Tentunya, presiden tidak dapat bertemu dengan media setiap hari. Akan tetapi, ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab langsung oleh presiden, terutama yang berkaitan dengan isu-isu politik," ungkapnya. Lebih lanjut, Nasbi memaparkan bahwa pelantikannya oleh Presiden Joko Widodo pada 19 Agustus lalu adalah untuk mengisi masa jabatan yang tersisa dari 2019 hingga 2024. Dengan demikian, pihaknya segera mengambil langkah-langkah strategis, termasuk persiapan untuk mendirikan kantor dan menyusun organisasi. "Ke depannya, setelah dilantik oleh presiden baru, Prabowo Subianto, kami akan segera bekerja untuk mengawasi delapan misi dan 17 program, yang mencakup program makanan gratis dan susu di sekolah-sekolah serta pesantren, dan bantuan gizi untuk anak-anak dan ibu hamil," tuturnya. Setelah melakukan survei lahan untuk kantor mereka, Nasbi dan rombongannya juga mengunjungi Command Center, sebuah ruang kerja yang dioperasikan oleh perusahaan media milik negara seperti Perum LKBN ANTARA, RRI, dan TVRI di IKN. ANTARA